Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Antisipasi Omicron, Airlangga Perkuat Penanganan Hulu dan Hilir
JAKARTA (INDOVIZKA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, efektifitas upaya pengendalian pandemi sangat berpengaruh terhadap pemulihan ekonomi nasional. Meskipun pandemi Covid-19 di Indonesia terkendali, namun Indonesia tetap harus mewaspadai varian covid-19 omicron.
Untuk itu, strategi penanganan hulu (pencegahan) dan hilir (penanganan) secara sistematis perlu untuk terus diperkuat, terutama di sisi hulu, agar varian baru ini tidak sampai masuk dan menyebar di Indonesia. Koordinasi dengan perangkat desa/RT/RW dan satgas Covid-19 di daerah masing-masing juga harus terus ditingkatkan.
Dalam rangka pembatasan mobilitas pada Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
- Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
mendatang, Menko Airlangga mengatakan bahwa peran TNI dan Polri sangatlah penting.
"Pembatasan tetap dilakukan dengan cara yang terukur dan memperhatikan kegiatan
ekonomi masih tetap bisa berjalan," kata Airlangga di Jakarta, Minggu (5/12).
Begitu juga dalam Presidensi G20 Indonesia, dia mengharapkan peran Polri mendukung penyelenggaraan tersebut, apalagi Indonesia merupakan negara berkembang pertama yang membawa kepentingan negara-negara berkembang lainnya dalam forum tersebut.
Manfaat dari Presidensi G20 Indonesia begitu besar yaitu meningkatkan konsumsi domestik sebesar Rp1,7 triliun, menambah PDB Nasional Rp7,4 triliun, melibatkan 33 ribu UMKM, dan penambahan penyerapan tenaga kerja serta manfaat ekonomi lebih dari 1,5 s.d 2 kali lipat dibanding acara Annual Meeting IMF-World Bank pada 2018.
"Bantuan pengamanan dari TNI dan Polri pada Presidensi G20 sangat krusial guna memastikan kelancaran acara dan menunjukkan kesuksesan Indonesia pada dunia," imbuhnya.
Menurutnya, peran TNI dan Polri nyata dalam berbagai upaya mulai dari pemberlakukan PPKM, pendisiplinan protokol kesehatan, hingga akselerasi vaksinasi dan penyaluran Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BT-PKLW).
"Saya berterima kasih atas dedikasi terbaik yang telah diberikan Polri dalam penanganan Covid-19. Kita bekerja bersama dan bekerja keras selama hampir 2 tahun ini," tandasnya.
.png)

Berita Lainnya
201 Kamar Disiapkan untuk Rumah Sakit Karantina PDP di Inhil
Dinkes Inhil Ikuti Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi Gerakan Pengukuran Dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting Provinsi Riau
PSBB Berakhir, 19 Tambahan Kasus Corona dari 3 Klaster di Riau dalam Sepekan
Epidemiolog Nilai Indonesia Bisa Lolos Gelombang 3 Covid-19, Berikut Penjelasannya
Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Mulai Digelar
Hindari PTM, Dinkes Inhil Rutin Lakukan Bulan Deteksi Dini
Dikira Dapat BPJS Kesehatan Gratis, Warga Sungai Beringin ‘Ramai-Ramai’ Datangi Kantor Lurah
Dinkes Inhil Sampaikan Pentingnya Penjaringan Kesehatan Dalam Perkembangan Anak
Berikut Upaya Dinkes Inhil Dalam Mengatasi Penyakit Hipertensi
Bertambah Lagi, Dua Orang Warga Inhil Dinyatakan Positif Covid-19
Cegah Stunting, Puskesmas Kuala Enok Deklarasikan Anti Pernikahan Dini
6 Manfaat Minum Teh yang Jarang Diketahui Orang