Pilihan
Tantangan Besar Sambut Era Metaverse
JAKARTA (INDOVIZKA) - Raja Koduri, Senior Vice President, General Manager of the Accelerated Computing Systems and Graphics Group, Intel mengatakan, metaverse besar kemungkinan akan menjadi terobosan luar biasa dalam jagad kehidupan manusia. Metaverse bakal menjadi komputasi setelah mobile dan world wide web.
"Untuk mengaktifkan kemampuan ini dalam skala besar, seluruh saluran internet akan membutuhkan peningkatan besar," kata Koduri dari blog Intel.
Mengapa demikian? Metaverse merupakan suatu terobosan baru di mana di dalamnya akan membutuhkan banyak hal mulai dari avatar yang meyakinkan, pakaian, warna rambut dan kulit yang realistis dengan tampilan secara real time, transfer data dan bandwidth super tinggi, hingga latensi yang sangat rendah.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
"Bayangkan memecahkan masalah ini dalam skala besar – untuk ratusan juta pengguna secara bersamaan – dan Anda akan segera sadar infrastruktur komputasi, penyimpanan, dan jaringan kita saat ini tidak cukup untuk mewujudkan visi ini," ungkapnya.
Sebelumnya, Bill Gates – pendiri Microsoft – pun turut memprediksi teknologi baru ini di masa mendatang. Gates meramalkan dalam tiga tahun mendatang, metaverse akan diminati banyak orang.
Aktivitas manusia berpindah ke dunia fiksi. Menurut Gates, akselerasi inovasi baru saja dimulai. Pengalaman virtual yang dirasakan akan begitu berbeda. Lebih canggih dan begitu mudah dirasakan. Salah satu inovasi teknologi paling menarik yang sudah dalam pengembangan, menurut Gates, adalah audio yang disempurnakan untuk melengkapi komunikasi virtual 3D.
"Salah satu peningkatan terbesar dari apa yang kami gunakan sekarang adalah penggunaan audio spasial, di mana ucapan terdengar seperti berasal dari arah orang yang berbicara. Anda tidak menyadari betapa tidak biasa audio rapat hanya datang dari speaker komputer Anda sampai Anda mencoba yang lain," kata dia.
.png)

Berita Lainnya
Beredar Mitos Kunci Setang ke Arah Kanan Bisa Bikin Maling Motor Kesulitan, Begini Penjelasan Pabrikan
Tantangan 5G Perlu Segera Diselesaikan
Skema Gaji dan Tunjangan Dirombak, Penghasilan PNS Dijamin Tidak Akan Turun
Mengenal e-KTP Digital, Masyarakat Cukup Scan Barcode di Smartphone untuk Identitas
400 Merek Dunia Lakukan Boikot Atas Facebook
Masuk Musim Penghujan BPBD Riau Beri Peringatan Dini Kabupaten Kota
5 Fitur Baru WhatsApp yang Diperkirakan Hadir pada 2022
Simak, Ini Daftar Ponsel yang Tidak Bisa Lagi Akses WhatsApp Mulai 1 Januari 2021
Waspada ! Segera Hapus Informasi ini Dari Facebook Anda
Ketahuan Curi Sepeda Motor, Seorang Warga di Riau Babak Belur Dihajar Massa
Realisasi APBD Riau 2020 Rendah Dibanding 2019, Ini Alasannya
Arab Saudi Lirik Dunia Game, Siap Ekspansi hingga Rp 35 Triliun