Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Korban Tewas Akibat Virus Corona Meningkat Jadi 56 Orang, Terinfeksi 2000
JAKARTA - Pemerintah Hubei, China, mengungkap korban meninggal dunia akibat wabah virus corona meningkat menjadi 56 pada Minggu (26/1). Sementara, jumlah kasus yang terinfeksi mendekati 2.000 orang.
Mengutip CNNindonesia, 13 korban meninggal dunia di Hubei tercatat dalam kasus kematian terbaru, sementara satu korban meninggal dunia di Shanghai. Ini merupakan kasus kematian pertama di Shanghai akibat virus corona.
Secara total, 52 orang meninggal dunia di Hubei, dua korban meninggal dunia di Henan Tengah, satu di bagian timur laut Heilongjiang, dan satu di Hebei Utara.
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
- Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
Otoritas kesehatan setempat melaporkan 323 kasus baru terkonfirmasi virus corona, yang pertama kali muncul di Wuhan pada akhir Desember lalu.
Hingga kini, Pemerintah China melansir 1.975 kasus di seluruh daratan. Di China sendiri, wabah virus corona ditetapkan dengan status darurat.
Presiden Xi Jinping memperingatkan bahwa China menghadapi situasi gawat ketika pihak berwenang berjuang mengatasi penyakit pernafasan, yang mengganggu perayaan Imlek nasional dan melimpahnya kasus kesehatan di Hubei.
Pusat penularan virus corona terjadi di Wuhan, ibu kota Hubei, dengan 7 kasus kematian baru dan 46 kasus orang terjangkit.
Saat ini, Pemerintah China menutup akses keluar dan masuk di lebih dari 12 kota, termasuk Wuhan di Hubei dan melakukan upaya karantina.
Virus corona yang tidak diketahui penyebabnya ini juga telah menimbulkan kekhawatiran global. Virus ini mirip dengan SARS (severe acute respiratory syndrome) yang membuat ratusan orang meninggal dunia di seluruh daratan China dan Hong Kong pada 2002-2003.
Ratusan dokter militer telah dikirim ke Hubei dan pihak berwenang bergegas membangun rumah sakit khusus untuk menangani krisis virus corona.
Selain menyebar di China, virus corona dikabarkan telah meluas hingga Amerika Serikat, Prancis, Thailand, Malaysia, dan yang terbaru di Kanada. (*)
.png)

Berita Lainnya
Tim Pansel KPU - Bawaslu Sebut Sudah Ada 740 Pendaftar
1,6 Juta Data Tak Lolos Validasi BLT Pekerja
Menko Airlangga: Ekonomi Pulih, UMKM Akses Fasiltas KUR
Haji Dibatalkan, Jemaah Terdaftar 2020 Berangkat Tahun Depan
Misteri Sriwijaya SJ-182 Jatuh Walau Mesin Hidup, Pakar Bilang Mirip Tragedi Adam Air
Hanya Papua dan Flores Diusulkan Pembentukan Daerah Otonomi Baru ke Pemerintah
Pakar Kritik Klaim Risma Rangkap Jabatan atas Izin Jokowi
Firli Minta Kepala Daerah Tak Risih dengan Kerja KPK
Kemenperin Atur Strategi Percepat Penyerapan Anggaran Tahun 2022
Airlangga Hartarto Instruksikan Kader Golkar Kawal Program Vaksinasi Pemerintah
Ribuan Anggota GP Ansor dan Banser Gelar Apel Kebangsaan
Vaksinasi Upaya Perlindungan Bagi Tenaga Kesehatan