Pilihan
Ribuan Anggota GP Ansor dan Banser Gelar Apel Kebangsaan
INDOVIZKA.COM- Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) menggelar Apel Kebangsaan secara virtual yang digelar serentak se-Indonesia, Minggu 29 November 2020.
Apel Kebangsaan ini diikuti sekitar 10 ribu anggota Banser dan Ansor se-Indonesia, termasuk dari Provinsi Riau melalui virtual.
Di Riau sebanyak 60 orang yang merupakan perwakilan dari kabupaten/kota mengikutinya melalui daring di Hotel Premier Pekanbaru.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
"Ada 60 personel Banser di Riau yang mengikuti Apel Kebangsaan. Mereka mewakili ribuan anggota yang tersebar di 12 kabupaten/kota di Riau," kata Ketua GP Ansor Riau Purwaji.
Ia mengatakan apel kebangsaan tersebut untuk merespon dinamika sosial politik yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini. Dengan demikian diharapkan mampu membangkitkan kesadaran seluruh elemen bangsa akan pentingnya makna persatuan dan kesatuan.
Sementara itu Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas dalam orasi kebangsaannya menyampaikan sejumlah poin. Diantaranya mengingatkan seluruh kadernya untuk menjaga kyai dan ulama tidak hanya dari upaya bully tetapi juga dari penularan Covid-19.
Ia mengingatkan saat ini tidak perlu sowan kepada kyai agar para ulama tidak terpapar corona. Jikapun harus bertemu hindari kontak fisik.
Tak hanya itu, pria yang biasa disapa Gus Yaqut tersebut juga menyerukan kepada tokoh agar memberikan contoh dan teladan kepada masyarakat. Jika ada keinginan untuk menyelenggarakan maulid nabi perlu diingat agar kesehatan dan keselamatan masyarakat diutamakan. "Cukup yang di Pertamburan yang pertama dan terakhir. Sehingga banyak warga yang terdampak," katanya.
Oleh sebab itu ia menyerukan kepada pemerintah untuk tegas menegakkan aturan terutama aturan pandemi Covid-19. "Tidak ada tawar-menawar. kita tidak peduli yang melanggar itu habaib, kyai, gubernur, walikota, kader Ansor sekalipun. Jika melanggar harus ditindak tegas. Tegakkan aturan tegakkan hukum, tidak usah takut. Ini penting demi keselamatan warga," katanya.
Pada kesempatan itu Yaqut juga menyinggung peristiwa pembunuhan terhadap masyarakat di Sigi Sulawesi Tengah baru-baru ini yang diduga dilakukan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.
"Kita dengar dan tahu beberapa hari lalu di Sigi ada satu kelompok yang mengatasnamakan Islam membunuh saudara kita yang berbeda keyakinan mengatasnamakan agama. Kita sebagai kader Ansor kita ingatkan kepada kelompok ini, hentikan perilaku kalian atau akan berhadapan dengan barisan Ansor serba guna. Kita siap bersama TNI dan Polri menghadang mereka, menghabisi meraka," ancamnya.
Ia mengatakan, pihak yang menganggap agama yang mereka yakini adalah agama paling benar sementara yang lain adalah salah perlu diperangi. "Kita pastikan akan berhadapan dengan Banser dan Ansor bersama TNI dan Polri tidak akan mundur selangkah pun mengadapi kelompok seperti ini," ujarnya.
"Oleh sebab itu kita serukan kepada penegak hukum segera tindak pencoleng-pencoleng agama di Sulteng. Mereka yang membunuh saudara kita di Sigi," ujarnya.
Di akhir orasinya Yaqut juga menyindir sekelompok orang yang mengatasnamakan Islam yang ingin menguasai panggung politik. Ia menyebut kelompok tersebut berdaling berjihad menegakkan kejayaan Islam. "Jangan percaya dengan orang seperti ini. Apa yang mereka lakukan justru merusak Islam. Apa yang mereka lakukan menggunakan Islam sebagai kedok sebagai topeng menguasai panggung politik," ujarnya.
.png)

Berita Lainnya
Transformasi Digital Kesehatan Dorong Pemerataan Layanan hingga Pelosok Negeri
Kapolri Perintahkan Tindak Tegas Pembuat Keramaian
Menko Airlangga Hartarto: Kebijakan Mandatori B30 Stabilkan Harga Sawit
Cegah Anggaran MBG Bocor, Pemerintah Perkuat Tata Kelola Keuangan hingga Tingkat Dapur
Meski Dijaga 1.400 Personel Gabungan, Ibu-ibu Simpatisan HRS Tetap Memaksa Masuk Pengadilan
Telegram Kapolri: Seluruh Pelanggar Protokol Kesehatan Ditindak Tegas
Bulog: Daging Kerbau Beku Dijamin Bebas dari PMK
Kasus Corona di Indonesia yang Tertinggi di ASEAN
Ketua MA Pimpin Upacara Pengucapan Sumpah Janji Anggota MPR/DPR/DPD RI Periode 2024-2029
Aturan Perjalanan Darat Baru: Pergi 250 Km Wajib PCR atau Antigen
Ciderai Demokrasi, Tokoh Lintas Profesi Kecam Ajakan Saiful Mujani Gulingkan Pemerintah Sah
Panglima TNI Kerahkan Prajurit Bantu Penanganan Erupsi Gunung Semeru