Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Kemenperin Atur Strategi Percepat Penyerapan Anggaran Tahun 2022
JAKARTA (INDOVIZKA) - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengatur strategi untuk mempercepat penyerapan anggaran 2022 yang dipatok lebih tinggi dari penyerapan anggaran di tahun sebelumnya yakni sebesar 97,45 persen.
"Kami menargetkan lebih dari 97,45 persen atau dari penyerapan tahun lalu. Semaksimal mungkin," kata Sekretaris Jenderal Kemenperin Dody Widodo pada acara dimulainya Pelaksanaan Anggaran dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Jakarta, Jumat.
Dody mengatakan beberapa strategi yang diluncurkan Kemenperin yakni mematok waktu selesainya proses lelang maksimal hingga Juni 2022.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Untuk itu, lanjut dia, proses lelang telah dimulai pada Oktober-November di tahun 2021.
"Sesuai arahan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, proses lelang dimulai sejak Oktober dan November tahun lalu. Jadi sejak Januari sudah bisa dilaksanakan," tutur Dody.
Dengan demikian, lanjutnya, penyerapan anggaran tiap bulannya dapat maksimal dilakukan, dengan target melebihi 70 persen. Sehingga pada semester I/2022 program-program yang direncanakan mulai terlaksana.
Dengan capaian yang sangat baik di pada 2021, Dody berharap para Kepala Satuan Kerja (Satker) dapat mempertahankan kinerja dalam pelaksanaan anggaran dan dapat memberikan perhatian terhadap pelaksanaan program dan kegiatan serta melakukan monitoring dengan intens, karena progres pencapaian realisasi anggaran menjadi tanggung jawab Kepala Satker.
"Saya akan memantau penyerapan anggaran semester I Tahun 2022 dengan target serapan anggaran sebesar 50 persen dan proses pengadaan barang/jasa selesai pada bulan Juni tahun 2022," ujarnya.
Dalam rangka menjaga akuntabilitas kinerja Kemenperin, para pengelola anggaran dan para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) diminta agar bertindak profesional, tepat waktu dan memberikan output yang bermanfaat dan memahami apa yang menjadi tanggung jawabnya.
"Selain itu pandemi COVID-19 yang belum berakhir dan masih menjadi ancaman bagi Indonesia dan dunia, di tengah ketidakpastian ekonomi global, kita masih memiliki pekerjaan besar untuk melaksanakan pembangunan industri nasional dengan selalu berinovasi dan mengantisipasi berbagai perubahan yang terjadi dengan tetap menjaga tata kelola yang baik," ujar Dody.
Ia mendorong agar APBN tahun 2022 harus mendorong kebangkitan ekonomi nasional dan mendukung reformasi struktural.
Oleh karenanya, pejabat Eselon I diminta melihat kembali seluruh kegiatan dan melakukan penyesuaian untuk mengakomodir beberapa fokus kegiatan sesuai dengan arah dan kebijakan Presiden Joko Widodo pada 2022, yaitu melanjutkan reformasi penganggaran dengan menerapkan zero-based budgeting agar belanja lebih efisien.
.png)

Berita Lainnya
Pemotongan Gaji Pegawai Pertamina Dipastikan Batal, Begini Penjelasan Ahok
Warga Resah Karena Napi Berulah Usai Bebas, Kemenkumham Didesak Tanggung Jawab
KDRT Tidak Hanya Kekerasan Fisik, Simak 5 Tandanya
Tegas Tolak Pengurangan Subsidi LPG, DPR Inginkan Penyaluran Subsidi Tepat Sasaran
Sambangi Kantor PLN Riau-Kepri, Abdul Wahid Pastikan Elektrifikasi di Wilayah Pinggiran
Sisa Impor Beras 2018 Masih Menumpuk di Bulog, DPR Pertanyakan Mendag Impor untuk Siapa
Jelang HPN 2025, PWI Pusat Matangkan Persiapan
PKB Minta Pasal Pemaksaan Aborsi Kembali Dimasukkan ke RUU TPKS
Ada Fadjroel Rachman, Juru Bicara Presiden Jokowi, di GAR ITB
Habib Rizieq Shihab Minta Dibebaskan Jika Peristiwa Kerumunan di Seluruh Indonesia Tidak Diproses Hukum
Anggota DPR Minta Waspada Niat Jozeph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Sampai Sebut Allah Lagi Dikurung di Ka'bah
Dokter Boyke Meninggal Dunia, Prabowo Turut Bersedih