Pilihan
Jokowi: Jangan Lagi Berpikir untuk Ekspor Barang Mentah, Ada yang Gugat Kita Hadapi
JAKARTA (INDOVIZKA) - Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali menegaskan larangan untuk ekspor barang mentah. Kebijakan ini perlu diambil untuk mengubah pola pikir bangsa yang sudah terjajah sejak zaman kongsi dagang VOC.
"Jangan sekali lagi berpikir ekspor barang mentah, raw material, ekspor nikel ore, tidak. Pola pikir harus kita ubah, ini harus menjadi negara industri! Kalau kita mau maju," tegas Jokowi saat melepas ekspor perdana smelting grade alumina di Bintan, Selasa (25/1).
Jokowi menyatakan, larangan ekspor barang mentah bukan tanpa sebab. Kepala negara meyakini, akan ada nilai tambah jika yang diekspor adalah barang setengah jadi atau sudah jadi.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
"Dengan risiko apa pun, satu per satu akan saya stop (ekspor barang mentah)," yakin Jokowi.
Akibat kebijakan Jokowi, Indonesia kini menerima gugatan dari Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Namun Jokowi mengaku cuek dan siap menghadapi semua gugatan dunia demi kemajuan Indonesia.
"Nikel ore stop, kita digugat oleh WTO silakan gugat, nanti stop bauksit mesti ada yang gugat lagi, silakan gugat tidak apa-apa, kita hadapi!, Kalau ndak (stop), sejak zaman VOC kita akan jadi pengekspor raw material tidak rampung-rampung," tutup Jokowi.
.png)

Berita Lainnya
Abdul Wahid: Pesantren Dapatkan Jaminan Kembangkan Pendidikan
Pansel KPU Bawaslu Dikritik Tak Independen, Setneg: Sudah Sesuai Undang-Undang
Siap-siap, PNS Bakal Dijadikan Tentara Cadangan
Habib Rizieq Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj Suasana Rutan Bareskrim Polri Berubah bak Pesantren
PLN Dituntut Buktikan Tidak Menaikkan Tarif Listrik dengan Investigasi Diawasi BPK
Wapres ke-13 Kiai Ma’ruf Amin Serukan Arab Saudi dan Houthi-Yaman Segera Berdamai
Jokowi Beri Sinyal Mudik Kembali Dibatasi: Kalau Kasus Covid-19 Naik Lagi Kebangetan
Vaksinasi dan Literasi
Sejak Awal 2021 Indonesia Diterjang 197 Bencana, Sebabkan 184 Orang Meninggal
Premium Segera Dihapus di 2022, Pertalite Bakal Mengalami Nasib Sama
Abdul Wahid Pertanyakan Kebijakan BBM 1 Harga
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Pesisir Selatan Sumbar