Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Kapolri: Sistem keamanan IKN baru
JAKARTA (INDOVIZKA) - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyebutkan sistem keamanan Ibu Kota Negara (IKN) baru dengan nama Nusantara berbasis internet atau "smart security" yang dipadukan dengan perkembangan teknologi mumpuni.
Sistem keamanan berbasis "smart security" tersebut diungkapkan Listyo Sigit Prabowo saat meninjau lokasi IKN baru di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu.
"Konsep keamanan disusun agar dapat memberikan keamanan masyarakat di IKN Nusantara," ujarnya.
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
- Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
Dengan perpindahan IKN Indonesia, katanya, Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) dipastikan berpindah ke IKN Nusantara.
Ia mengatakan Gedung Mabes Polri di IKN baru bakal dibangun di atas lahan seluas 3,8 hektare, namun ada usulan ditambah menjadi 30 hektare.
"Kawasan untuk Mabes Polri disiapkan 3,8 hektare, tapi ada usulan dari Gubernur Kalimantan Timur untuk ditambahkan 30 hektare," kata Kapolri.
Keberadaan Mabes Polri, kata dia, nantinya akan mengusung konsep "smart forest city" karena IKN Nusantara mengusung konsep yang ramah lingkungan.
Dengan pembangunan IKN baru di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara di Provinsi Kalimantan Timur tersebut, katanya, diharapkan terjadi pemerataan pembangunan dan ekonomi.
"Kami berharap beban yang selama ini terpusat di Jakarta dapat terbagi dengan adanya IKN baru," kata dia.
Kapolri mengatakan kunjungan ini untuk memastikan perkembangan pembangunan sejumlah fasilitas penunjang IKN Nusantara berjalan lancar, bahkan secara umum tidak ada kendala.
"IKN baru telah ditetapkan, selanjutnya kami memastikan pembangunan bisa berjalan aman dan lancar," jelasnya.
.png)

Berita Lainnya
Pemerintah Indonesia Dinilai Overdosis Cap Radikalisme pada Umat Islam
Insentif Kartu Pra Kerja Belum Juga Cair
Komisi II DPR Segera Bentuk Panja Seleksi CPNS
5 Kerja Sama Pertahanan Usai Prabowo Bertemu Menteri Angkatan Bersenjata Prancis
Ahli Duga Sebaran Corona Eek di RI Lebih dari yang Dilaporkan
Besok, Anggota DPR RI Abdul Wahid Kunjungi PLN dan PLTU Tembilahan
Kominfo Pertimbangkan Blokir Game Online PUBG dan Free Fire
Perusahaan Luhut Tak Cari Untung di Bisnis PCR
Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal Jatuh pada 13 Mei 2021
Pengumuman! Masa Berlaku Paspor Bakal Menjadi 10 Tahun
Kabar Baik! Honorer Akan Jadi PNS Tahun Depan, Ini Syaratnya
Kasus Omicron Pertama di RI Diduga Tertular dari WNI Bepergian ke Nigeria