Pilihan
Viral Amplop Sumbangan Pernikahan Kosong, Bertuliskan Hutangmu Lunas, Begini Kisahnya
INDOVIZKA.COM- Viral di media sosial pada sebuah pernikahan mempelai dapat amplop isinya bukan uang tapi amplop berisi pernyataan utang lunas. Pernikahan teman atau kerabat biasanya menjadi momen bahagia dan dinantikan.
Namun apa yang terjadi jika mendapat undangan pernikahan dari orang yang belum membayar utang?
Inilah yang terjadi pada Rudi Tobing, pria asal Tikala, Manado, Sulawesi Utara. Tweet-nya yang berisi foto amplop sumbangan viral setelah diunggah pada Sabtu (25/1/2020) di media sosial.
Viral amplop kosong
Anak Medan
@RudiTobinq
Kau baca ini baik baik..
Amplop terakhirku ini...!! (unggahan tweeter)
Dalam amplop sumbangan pernikahan yang kosong tersebut, Rudi Tobing menuliskan nominal utang senilai Rp 460.000. Ia juga memberi ucapan selamat menempuh hidup baru. Namun, ia juga menuliskan kekesalannya.
"Selamat menempuh hidup baru, Maaf kami tidak bisa kasih kado,
BIARLAH HUTANGMU LUNAS, DARIPADA AKU CAPEK NAGIH TERUS," tulis Rudi Tobing pada amplop kosong tersebut.
Berikut amplopnya
“Yang ngutang teman, udah dua tahun yang lalu,” ungkap Rudi Tobing, dilansir dari Tribunnews, Rabu (29/1/2020).
Selama dua tahun, Rudi mengaku selalu menagih utang tersebut.
“Kita nagih-nagih udah sampai berulang tahun kan utangnya,” ujarnya.
Karena kesal, akhirnya ia memutuskan memberikan amplop tersebut saat temannya tersebut menikah pada Sabtu (25/1/2020) lalu.
“Karena sudah kesal nagih-nagih utang terus, buatlah meme begitu,” ujarnya.
Klarisikasi Rudi Tobing
Rudi mengungkapkan amplop tersebut dimasukkannya di kotak sumbangan.
“Iya. Dimasukin beneran,” ujarnya.
Namun, bukan amplop tersebut yang secara langsung dimasukkan.
“Amplop yang sudah ditulisi, saya masukkan lagi ke amplop, jadi amplop di dalam amplop,” ungkapnya.
Hal itu dilakukan Rudi agar mempelai tidak begitu malu.
“Biar begini, biar dia juga tak terlalu malu to,” ungkapnya.
Awal Utang
Rudi menyebut, temannya tersebut pertama kali berutang pada tahun 2018.
“Pertama kali minjem ya cuma buat keperluan pribadi, seratus, seratus, gitu, sama pulsa,” ungkapnya.
Rudi yang memiliki bisnis counter pulsa pun memberikan sejumlah uang dan pulsa yang tercatat sebagai utang.
“Sebesar Rp 460 ribu, ada utang counter ada utang pribadi,” ujarnya.
Rudi mengungkapkan jumlah tersebut sudah mendapat potongan darinya.
“Sebenerya Rp 462.500 tapi gak ditulis yang dua ribu lima ratus,” ungkapnya sambil tertawa.
Bahkan, amplop yang diberikan pada pengantin diberikan stampel usaha counter miliknya.
“Kita kasih nama terang, sama stampel,” ungkapnya.
Rudi mengungkapkan apa yang dilakukannya merupakan wujud kekesalannya selama ini.
“Udah kesel, udah dua tahun, kalau kita minta Senin bilang oke, Selasa jawabannya begitu, Rabu Kamis Jumat, Sabtu bilang bank-nya tutup lah,” ungkapnya.
Setelah apa yang dilakukan Rudi viral di media sosial, ia mengaku temannya belum juga menghubunginya.
“Sampai sekarang belum ngubungin saya,” pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
Polda Riau Bantu Masyarakat Terdampak Langsung Covid-19
Sejarah Suku Bugis Hijrah ke Tanah Melayu Indragiri Hilir (Part II)
Sambut Ramadhan, PIKK PLN UP3 Rengat dan PLN Tembilahan Berikan Sembako ke Lansia
Rokan Hilir Berbenah, Fokus Anak Tertinggal, Infrastruktur Pendidikan dan Ekonomi Jadi Prioritas
Sambut PWI dan SMSI, Bupati Berharap Dukungan untuk Siak Hebat dan Bermartabat
HUT Polair ke 70, Polres Inhil Periksa Kesehatan Warga dan Beri Obat Gratis di Concong
Wartawan Riau Mulai Mendaftar Jadi Anggota PWI, Pendaftaran Gratis hingga 12 April
Pramuka Peduli Kembali Bagikan 350 Paket Berbuka
PWI Kepri Gelar Deklarasi Integritas, Konferprov Luar Biasa Siap Digelar 22 Februari
PWI Pusat Hanya Akui Penerimaan Anggota PWI Riau Dipimpin Raja Isyam Azwar
Besok, Rumah Yatim Salurkan Bantuan 150 Paket Bahan Pokok ke Sungai Beringin Inhil
Dewan Pers: HCB Tidak Punya Legal Standing Lagi! Ketum PWI Zulmansyah Sekedang Berterima Kasih