Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Perjuangkan Nasib 223 Honorer K2, DPRD Inhil Akan Bawa Hasil RDP ke Pusat
TEMBILAHAN, (INDOVIZKA) - Menindaklanjuti surat dari Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Kabupaten Indragiri Hilir, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Dareh (DPRD) Inhil melalui Komisi I menggelar rapat bersama Badan Kepengawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) di Ruangan Badan anggaran DPRD jalan Sobroentas, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Senin (7/3/2022) Pukul 10:30 WIB.
Untuk diketahui Tenaga honorer kategori 2 Tenaga Teknis berjumlah 223 orang di instansi pemerintah daerah kabupaten Indragiri Hilir.
Kegiatan pelaksanaan rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi I Razali, S.Ag., M.Si di dampingi Wakil Komisi Muammar Armain serta berberapa anggota lainnya.
Saat dikonfirmasi awak media Razali mengatakan berharap pemerintah pusat memperhatikan permasalahan terkait dengan data yang telah diberikan mengenai FHK21 yang sudah mengabdikan diri berpuluh-puluh tahun, namun belum ada kejelasan mengangaktan CPNS maupun K3.
"Kasian mereka sudah lama honor sampai 15- 20 tahun ada yang malahan hampir 45 tahun namun tidak ada diprioritaskan, jadi hari ini kami mengelar rapat bersama dengan BKD SDM kabupaten Indragiri Hilir, dan FHK21," ungkap Razali saat diwawancarai awak media.
Kalau melihat kondisi yang beredar, honorer akan dirumahkan, tentu sebagai wakil rakyat, tidak serta-merta langsung setuju dengan peraturan dari pusat, melihat kondisi putra daerah yang sudah mengabdikan diri berpuluh-puluh tahun lamanya.
Razali juga akan mambawa hasil rapat tersebut ke pemerintah pusat, untuk menindaklanjuti hasil yang dicapai, untuk memperjuangkan hak mereka yang sudah mengabdikan diri.
"Insyaallah sebagai wakil rakyat, tentunya kami akan menyuarakan aspirasi masyarakat, dalam hal ini nasib honorer K2," cetusnya.
Di tempat yang sama, Ketu FHK2I Inhil Subari, SH mengatakan terimakasih kepada Anggota DPRD Inhil komisi I yang sudah mendengar keluh kesah tentang penghapusan status honorer.
"Kami bertumpuh harap K2 dapat diselesaikan dan bisa diprioritaskan masuk k3 karena sudah berpuluh-puluh tahun kami mengabdi namun belum ada kejelasan, ada yang malahan kalau dihitung umur PNS paling satu tahun lagi pensiun, kalau itu juga mau di rumahkan gimana nasib honorer," tandasnya.
Lebih lanjut dikatakannya, dengan adanya rapat tersebut semoga apa yang disampaikan oleh Kepala BKP SDM terealisasi dan terimakasih kepada DPRD Inhil yang sudah mau mendengarkan suara honorer.
"Semoga lah apa yang diharapkan dapat terealisasi, dan Nasib Honorer K2 dapat yang disampaikan itu memang secepatnya terealisasi," tutupnya.
.png)

Berita Lainnya
DPRD Riau Bentuk Pansus LKPJ 2025
Komisi IV DPRD Riau Gelar RDP dengan BPBD, Pertanyakan Realisasi Kegiatan dan Kesiapan Hadapi Musim Kemarau
DPRD Terima Laporan Keterangan Pertanggungjawaban TA 2023 Bupati Kabupaten Bengkalis
Tidak Hanya Tugas TNI Polri, Masyarakat Diminta Patuhi Protap Kesehatan
Diintervensi Pj Bupati, DPRD Inhil Sayangkan Rehabilitasi Fisik 23 Pustu Gagal
Ketua Komisi II DPRD Kampar Soroti Program JKN KIS dan Insentif Nakes Daerah Terpencil
Dewan Inhil Ajak OPD Hearing Rutin Setiap Senin
Pengamat Kebijakan Publik Sebut asyarakat Harus Tuntut DPRD Riau Atas Pembohongan Publik
Banggar DPRD Bengkalis Berikan Rekomendasi terkait LKPJ Bupati TA 2023
Dewan Inhil Pertanyakan Rekrutmen Ulang Pendamping DMIJ 2024
Komisi III DPRD Riau Dorong Kinerja BUMD
Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan Umum terhadap LKPJ Bupati Bengkalis TA 2024