Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Ketua Komisi II DPRD Kampar Soroti Program JKN KIS dan Insentif Nakes Daerah Terpencil
BANGKINANG KOTA, (INDOVIZKA)- Permasalahan Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan insetif bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Kampar menjadi sorotan bagi Ketua Komisi II DPRD Kampar Zumrotun.
Zumrotun menegaskan bahwa persoalan kepesertaan JKN KIS ini kedepannya tidak ada lagi masalah karena itu pemerintah harus komitmen untuk masyarakat miskin.
"Saya minta agar pemerintah komitmen di dalam mempertahankan kepesertaan JKN KIS untuk masyarakat miskin," tegas Zumrotun peraih suara terbanyak Dapil I DPRD Kampar.
Ia menegaskan, sehingga tidak ada lagi masyarakat atau warga yang tidak mendapatkan jaminan kesehatan di kabupaten Kampar.
Selain menyoroti masalah kepesertaan JKN KIS bagi masyarakat miskin, Zumrotun juga meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan para tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di kabupaten Kampar.
"Terutama yang bertugas di daerah terpencil, agar di beri tambahan insentif dan ada perbedaan insentif dengan nakes di kota;" sebut Zumrotun.
Menurut Zumrotun, mumpung sekarang sedang pembahasan APBD murni agar pemerintah melalui Bagian Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar untuk merubah standarisasi bagi tenaga kesehatan di daerah terpencil.
"Nakes yang bertugas di daerah terpencil agar diperhatikan insentif nya. Selain itu, agar ada juga perhatian pemerintah terhadap para vaksinator di kabupaten Kampar," harapnya.
Ia mengaku yang terpenting bagi dirinya adalah apa yang menjadi kesepakatan di dalam rapat, itu harus diwujudkan.
.png)

Berita Lainnya
Komisi III DPRD Riau Dorong Kinerja BUMD
Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Sekretaris Komisi II DPRD Kampar Resmikan Ponpes Darul Quran Kampar Kiri
Dinilai Tak Hormati Gubernur dan Mendagri, Ini Pesan Anggota DPRD Riau untuk Bupati Meranti
Hujan Interupsi Warnai Paripurna Rotasi AKD DPRD Riau
Diintervensi Pj Bupati, DPRD Inhil Sayangkan Rehabilitasi Fisik 23 Pustu Gagal
Dewan Kritik Mahalnya Biaya Rapid Test Covid-19 Hingga Rp 500 Ribu
DPRD Pekanbaru Minta Kontraktor SPAM di Sudirman Segera Perbaiki Jalan Bekas Galian
Bapemperda Laksanakan Rapat bersama OPD sebelum Paripurna Perubahan Propemperda
Semrawut, Anggota DPRD Inhil Bongkar Data Penerima BST
Kunjungi Chevron, Abdul Wahid Bahas Peralihan Blok Rokan
Wakil Ketua DPRD Riau Hadiri Pembukaan Kegiatan Peningkatan Kompetensi UKM Pengelola Mie