Pilihan
Jaringan Tol Laut di Meranti-Bengkalis Disetujui Pusat
PEKANBARU- Pemerintah Pusat menyetujui ajuan Pemerintan Provinsi Riau terkait jaringan tol laut di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.
"Kita sudah mengajukan daerah yang berada di pulau terluar untuk masuk jaringan tol laut, dan Kabupaten Kepulauan Meranti salah satu daerah yang disetujui atau sudah ditetapkan Pemerintah Pusat masuk jaringan tol laut," kata Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar.
Karena itu, Gubri meminta dukungan semua pihak agar tol laut di kabupatan terbungsu di Bumi Lancang Kuning tersebut dapat terwujud.
"Jadi mohon dukungan semua pihak karena ini semua menjadi kemudahan untuk mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," harapnya.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Syamsuar juga menyebutkan, untuk jaringan tol laut itu pemerintah daerah harus memfasilitasinya dan sangat diperlukan dukungan seluruh elemen masyarakat.
"Jadi jangan ada yang menolak nantinya. Kalau ada yang menolak, saya secara pribadi, bila perlu membawa permadani untuk menemui pihak yang menolak itu," gurau Syamsuar dan disambut tepuk tangan yang bergemuruh dari pengurus Permaskab Meranti Riau.
Ditetapkannya Meranti masuk dalam jaringan tol laut, jelas Syamsuar, ini akan memudahkan komoditi yang masuk dan keluar ke Meranti khususnya, dan pada umumnya ke Riau.
Secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Riau Andi Yanto menjelaskan, bahwa yang dimaksud dengan jaringan tol laut ini adalah pelayanan perdagangan keluar dan ke dalam negeri menggunakan kapal bermuatan kontainer. "Bukan membangun jalan tol di laut," kata Andi, Senin (30/5/2022).
Adapun rute jaringan tol laut ini, mulai dari Aceh, Tanjungperiuk, Selatpanjang, dan Bengkalis.
"Titiknya di Meranti di Pelabuhan Pelindo Selatpanjang. Tim ahli Pelindo sedang melakukan persiapan terkait jaringan tol laut ini," ungkap Andi.
Persiapan daerah yang masuk jaringan tol laut ini harus matang, karena kapal yang menjadi pelayanan jaringan tol laut membawa komoditi dalam peti kemas. Artinya, banyak persiapan yang perlu dilakukan di Meranti dalam memfasilitasi jaringan tol laut ini.
Ketua DPRD Kepulauan Meranti Ardhiansyah menyambut baik apa disebutkan gubernur Riau terkait Meranti ditetapkan sebagai daerah jaringan tol laut yang diusulkan Pemerintah Provinsi Riau.
"Tentunya kita menyambut baik hal ini karena akan berdampak pada perekonomian masyarakat, kita siap untuk memfasilitasi percepatan terwujudnya Meranti sebagai jaringan tol," ucap Ardhiansyah.
.png)

Berita Lainnya
DPRD dan Pemkab Bengkalis Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Zukri: Ini Amanah Berat, Kita Hendak Membuat Pelalawan Maju
Polres Pelalawan Buka Bersama Insan Pers, Bentuk Sinergitas Polri dengan Media
Tinjau Pengadaan Tanah Jalan Tol Rengat-Jambi, Plh Sekda Riau Minta Dukungan Pemkab Inhu
Lemahkan Harapan Warga Bengkalis, Dewan Bengkalis Berikan Tanggapan Keras Atas Cuitan Anggota DPR RI Asal Riau
Bupati Wardan Ikuti Pengajian Akbar Bersama Ustadz Kondang Zacky Mirza di Kempas
Gubri Minta Masyarakat Bagansiapiapi Jaga Jembatan Sei Besi
Pemkab Bengkalis Terima Apresiasi Nasional, Skor PPH 2024 Raih Klasifikasi Baik
Kapolres Inhil Himbau Masyarakat Waspada Covid-19
Hari Kartini 2025 Wabup Kampar Tampil di RRI Pro 99.1 FM Pekanbaru, Misharti : Perempuan Harus Bangkit dan Ikut Membangun
Dani Tak Menyangka, Warga Dusun Beringin Tetap Ramai Menyambutnya Meskipun Hujan
Usai Dampingi Bupati Kampar dan Isteri Mencoblos, Camat Tapung Monitoring Pilkades Serentak di 7 Desa