Pilihan
Jokowi: Saya Minta Vaksinasi Booster Dipercepat
JAKARTA (INDOVIZKA) - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta vaksinasi lanjutan atau booster Covid-19 dipercepat. Data Kementerian Kesehatan 31 Januari 2022 pukul 18.00 WIB, vaksinasi booster baru diberikan kepada 4.417.154 orang atau 2,12 persen dari target 208.265.720 orang.
"Saya minta vaksinasi booster juga terus dipercepat," tegasnya dalam Rapat Terbatas Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara virtual dari Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (31/1).
Sejalan dengan booster, Jokowi meminta vaksinasi dosis primer (1 dan 2) juga terus dipercepat. Terutama, vaksinasi bagi anak 6 sampai 11 tahun dan lansia.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Berikut data vaksinasi Covid-19 primer dan booster di Indonesia per 31 Januari 2022:
Tenaga kesehatan
Target sasaran: 1.468.764
Dosis 1: 2.035.348 (138,58 persen)
Dosis 2: 1.959.755 (133,43 persen)
Dosis 3: 1.392.372 (94,80 persen)
Petugas publik
Target sasaran: 17.327.167
Dosis 1: 21.870.688 (126,22 persen)
Dosis 2: 19.725.405 (113,84 persen)
Dosis 3: 126.839 (0,73 persen)
Lansia
Target sasaran: 21.553.118
Dosis 1: 15.670.320 (72,71 persen)
Dosis 2: 10.369.855 (48,11 persen)
Dosis 3: 714.675 (3,32 persen)
Masyarakat rentan dan umum
Target sasaran: 141.211.181
Dosis 1: 103.939.946 (73,61 persen)
Dosis 2: 73.176.381 (51,82 persen)
Dosis 3: 2.182.763 (1,55 persen)
Remaja 12-17 tahun
Target sasaran: 26.705.490
Dosis 1: 24.186.414 (90,57 persen)
Dosis 2: 18.816.901 (70,46 persen)
Dosis 3: 447 (0,00 persen)
Anak 6-11 tahun
Target sasaran: 26.400.300
Dosis 1: 15.446.335 (58,51 persen)
Dosis 2: 3.105.456 (11,76 persen)
Gotong Royong
Dosis 1: 1.314.513 (8,76 persen)
Dosis 2: 1.243.111 (8,29 persen)
Dosis 3: 15 (0,00 persen).
.png)

Berita Lainnya
Dinkes Inhil Paparkan Bahaya Boraks dan Formalin Bagi Kesehatan
Hari Ini Riau Nihil Kasus Positif Covid-19, Total Tetap 223 Kasus
Riau Tambah 183 Kasus Positif Covid-19, 4 Pasien Meninggal Dunia
Gencar Lakukan Intervensi Stunting, Puskesmas Sungai Iliran Kunjungi Rumah Balita
Kadinkes Inhil Himbau Masyarakat Terapkan Pola Makan Sehat dan Bergizi
Rapid Test saat Car Free Day, Petugas Temukan 5 Orang Reaktif
Meriahkan Milad Inhil ke-57 , Dinkes Inhil Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Kepada Masyarakat
Dinkes Inhil Gelar Pertemuan Peningkatan Kapasitas Petugas Survelensi Puskesmas
Periksa Gigi di Klinik Kayu Jati Kini Sudah Bisa Pakai BPJS Kesehatan
Warga Sungai Bela Diserang Wabah Kupu-kupu Beracun, Dinkes Gerak Cepat Atasi Wabah
Epidemiolog UGM Sebut Gelombang Ketiga Covid-19 Pasti Terjadi di Indonesia
Gakeslab Sebut Tidak Ada Urgensi Tes PCR Jadi Syarat Penerbangan