Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Dianggarkan 2.5M, HPPMKG dan PWI Inhil Akan Swadaya Jika Jalan Retak Seribu Tak Kunjung Diperbaiki
INHIL, - Himpunan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Kecamatan Gaung (HPPMKG-TBH) Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendukung penuh usulan Ketua PWI Inhil Ardiansyah Julor guna menggalang dana secara swadaya untuk memperbaiki jalan poros dari Desa Lahang Baru ke Kelurahan Teluk Pinang.
Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua HPPMKG Tembilahan 2022-2023, Aditya Ramadhan pada awak media, Jum'at (18/07) siang.
Menurutnya, Jalan rusak atau dengan julukan retak seribu itu memang sudah terabaikan lebih dari 12 tahun lamanya oleh Pemerintah.
"Banyak masyarakat mengeluh, kami dapat informasi sudah lebih dari 47 kali ukur, namun nihil, tidak ada perbaikan," ujarnya.
Mengingat kondisi yang tiap hari semakin parah, HPPMKG Tembilahan mendukung penuh upaya perbaikan Swadaya seperti yang diusulkan oleh Ketua PWI Inhil Ardiansyah Julor beberapa hari lalu.
"HPPMKG siap ikut serta perbaiki jalan rusak tersebut semaksimal mungkin, oleh karena itu kami sadar bahwa mengharapkan Pemerintah daerah saja tidak cukup dan entah sampai kapan bisa terealisasikan perbaikan sesungguhnya seperti yang diharapkan masyarakat,” ungkapnya.
Selain itu, Demisioner Sekjen HPPMKG Tembilahan, Syaiful Islami, ia meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Inhil segera mengupayakan perbaikan pada jalan retak seribu di Desa Lahang Baru, Kecamatan Gaung.
"Kami mendapat kabar bahwa tahun 2022 jalan tersebut sudah dianggarkan senilai 2,5 milyar melalui Dana APBD Inhil di Dinas PUTR, Kami minta jangan terulang lagi seperti dulu, sudah dianggarkan tapi nyatanya pindah pembangunan peruntukan yang harusnya untuk jalan retak seribu malah lari ke jalan di kelurahan teluk pinang menuju lahang baru," ucapnya.
Lebih lanjut, Syaiful mengungkapkan bahwa dirinya dan Demisioner HPPMKG Tembilahan yang lama bersama pengurus saat ini akan melakukan konsolidasi kepada PWI Inhil beserta sejumlah unsur pihak terkait untuk meminta kejelasan anggaran 2,5 milyar tersebut.
"Menjelang angggaran itu direalisasikan kami dari Demisioner HPPMKG Tembilahan tetap mendukung Pengurus HPPMKG periode 2022-2023 bersama PWI melakukan Swadaya bersama unsur swasta terkait untuk memperbaiki jalan poros kabupaten tersebut. Kami tidak mau ada dusta lagi, sudah 12 tahun terabaikan," pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Awak media masih menunggu jawaban Pemerintah Daerah melalui dinas PUTR Kabupaten Indragiri Hilir terkait realisasi anggaran tersebut dan menunggu tanggapan PUTR terkait Swadaya yang adakan dilakukan oleh HPPMKG bersama PWI Inhil.
.png)

Berita Lainnya
Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 di Inhil Berangsur Membaik
Pemangkasan Anggaran Tekan Keuangan Desa Bagan Limau, Pembayaran Pembangunan Infrastruktur Belum Terealisasi
Menunggu Tiga Bulan, Laboratorium Biomolekuler Pekanbaru sudah Dapat Rekomendasi Operasional
Bupati Wardan Ikuti Pengajian Akbar Bersama Ustadz Kondang Zacky Mirza di Kempas
DPRD Sorot Banyaknya Usaha Sarang Burung Walet di Pekanbaru, Diduga Tak Berizin
Reklame Neon Box di Pekanbaru Banyak Berdiri di Trotoar
Batasi Pergerakan Masyarakat di Tengah Ancaman Covid-19, Polisi Tutup 4 Jalan di Pekanbaru Ini
DPRD Kampar Sahkan APBD Perubahan TA 2022 Berjumlah 2,5 T
Forkopimda Inhil Pantau Langsung Proses Vaksinasi bagi Pelajar SMP
Tim inisiator Pemekaran Riau Akan Jumpai Mendagri
Kerjasama dengan PLIF Kampar, AMM Gelar Diskusi Publik Terkait Politik
Gubri Abdul Wahid Salurkan Bantuan CSR, Tingkatkan Kenyamanan Jamaah Beribadah