Pilihan
Terjerat Kawat, Seekor Harimau Sumatera Ditemukan Mati
INDOVIZKA.COM - Nasib malang dialami seekor harimau sumatera berusia dewasa yang ditemukan mati terkena jerat pemburu di Desa Selingsingan, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu.
"Ditemukan seekor harimau sumatera yang mati terkena jerat kawat. Di sekitar lokasi jerat juga terdapat jerat kawat seling lainnya yang berisi umpan seekor babi," kata Kapolres Seluma AKBP I Nyoman Merta Dana seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (20/2/2020).
Nyoman menambahkan, pihaknya berkoordinasi dengan BKSDA Bengkulu guna melakukan pemeriksaan dan otopsi.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
"Kami juga memintai keterangan warga sekitar untuk mendapatkan informasi awal penyebab kematian harimau sumatera itu," katanya.
Sementara itu, Direktur Lingar Institute Bengkulu Iswadi mengatakan, kawasan tersebut memang diakui masih ditemukan spesies harimau sumatera.
Sebab, kawasan tersebut masih merupakan gugusan kawasan hutan bukit barisan.
Mencegah hal demikian terulang kembali, kata dia, akan diterapkan aksi patroli dengan sejumlah organisasi pencinta satwa harimau dengan cara operasi sapu jerat harimau.
"Sejumlah operasi sapu jerat kerap kita lakukan di wilayah itu. Namun tinggkat perburuan masih saja terjadi. Kita berharap semua elemen bersama memerangi aksi penjualan dan perburuan harimau sumatera," demikian kata Iswadi.
.png)

Berita Lainnya
Polri Beri Dispensasi Perpanjangan SIM Hingga 29 Juni
Mendes PDTT: Dana Desa Bisa Dipakai Untuk Pencegahan Covid-19
Menteri Agama Prihatin dan Kecam Kekerasan terhadap Muslim di India
Alasan Bareskrim Tak Kunjung Berantas Sindikat Judi Online Terkesan Tak Serius
Berlangsung 7 Hari, PLN Mobile VCRR 2021 Kumpulkan Donasi Rp 4,3 Miliar untuk Biaya Penyambungan Listrik Keluarga Pra-Sejahtera
Rp 400 Miliar Disiapkan untuk Vaksin Merah Putih
Airlangga Hartarto Hingga Luhut Akan Hadiri MNC Group Investor Forum
Hasil Rapat Pleno Tetapkan Ninik Rahayu sebagai Ketua Dewan Pers
629 Orang Calon Anggota KPU-Bawaslu Lolos Seleksi Administrasi
Libur Nasional dan Cuti Bersama 2020 Jadi Bertambah
Ini Alasan Pemerintah Kembali Perpanjang PPKM Hingga 6 September
Maklumat Kapolri soal FPI Dikritik: Isu HAM hingga "Cek Kosong"