Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Ular Piton Mangsa Dua Ekor Kambing Milik Warga
TELUKKUANTAN - Apriwal (56), warga Pulau Tengah Pangean, Kuansing, terkejut melihat ada ular tengah menggulung di sebuah kandang kambing miliknya, Jumat (21/2/2020).
Ular jenis piton, dengan panjang sekitar 7 meter itu ditemukan Jumat siang, sekitar pukul 11.30 WIB, usai memangsa dua ekor kambing yang ada di kandangnya persis di belakang rumah si pemilik.
"Saya heran. Kambing saya kok tak ada kelihatan siang itu. Setelah saya lihat, ternyata ada ular besar dalam kandang," ujar Apriwal.
Mendapati ular besar di dalam kandang kambingnya, dia langsung meminta bantuan warga.
"Akhirnya, setelah itu ular dibawa keluar kandang. Saya perkirakan isinya anak kambing bersama satu ekor kambing jantan berumur satu tahun lebihlah," ungkapnya.
Kepala Desa Pulau Tengah, Pangean, Musliadi, mengakui, ular besar jenis piton itu telah memangsa ternak warganya. Ia pun mengimbau masyarakatnya agar waspada terhadap bahaya dari mana pun.
"Apalagi pascabanjir. Harus hati-hati," katanya mengingatkan.
Sedangkan ular piton tersebut telah dievakuasi. "Ada saudara kita yang membawanya. Ntah untuk apa, kita tidak tahu," kata Musliadi menambahkan.
.png)

Berita Lainnya
Puskesmas Bandar Seikijang Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan bagi Korban Bencana di Sumatera Barat
Seorang Warga Pelalawan Ditemukan Tewas Tergantung
Wilayah PPKM di Pekanbaru Bakal Bertambah?
Kasus Covid-19 Meningkat, 50 Persen ASN Pemko Pekanbaru WFH
Lima Daerah Sudah Terapkan RTRW Riau
Pacu Kebangkitan Sektor Ekraf, Dispar Riau Lakukan Pembinaan di Meranti
IPKR Gelar Bukber,, Bukti Pemuda Kampar Bangkit
42 Pejabat di Inhil Lulus Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Berikut Daftar Namanya
Persiapan APBD 2026, Bupati dan Wabup Kampar Kumpulkan OPD Bahas Potensi PAD
Perdana Kerja, Pj Wako Dumai Langsung Urus Pemutusan Listrik Kantor Pemerintahan
Berikut Daftar Perolehan Suara Pilkades Serentak 58 Desa di Inhil
Pensiunan ASN di Pekanbaru Dapat Diskon PBB 75 Persen