Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
DPMPTSP Pekanbaru Targetkan Investasi 2023 5 Triliun
INDOVIZKA.COM - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap (DPMPTSP) Kota Pekanbaru menargetkan investasi sebesar Rp5 triliun di tahun 2023.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru Akmal Khairi, Senin (23/1/2023) mengatakan target tahun ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun 2022 yakni senilai Rp4,9 triliun.
"Insyaallah bisa tercapai sesuai target yang ditetapkan," ujar Akmal Khairi, Senin (23/1/2023).
Ia mengatakan sepanjang tahun 2022 lalu total investasi yang masuk ke Kota Pekanbaru mencapai angka Rp5,1 triliun, atau melebihi dari target sebesar Rp4,9 triliun.
Adapun capaian investasi terbesar itu datang dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), karena banyaknya pelaku usaha kecil-kecilan yang berkembang di Kota Pekanbaru.
"Pelaku usaha kecil-kecil itu banyak, jadi kalau dikumpulkan ternyata banyak juga dia. Beda dengan daerah lain, besar-besar tapi sedikit-sedikit," ungkapnya.
Dengan banyaknya pelaku usaha kecil, sehingga berdampak positif juga pada investasi di Pekanbaru.
"Tetapi kita hitung kita kumpulkan, juga ternyata banyak juga jadinya sehingga meningkatkan investasi di Kota Pekanbaru juga," ungkapnya.
Ia menilai, Kota Pekanbaru tidak memiliki sumber daya alam. Kota Pekanbaru lebih kepada jasa, perdagangan dan industri. Salah satunya, karena MPP ini mendapatkan peringkat pertama se-Indonesia, tentunya orang akan datang ke Pekanbaru.
"Kita kan enggak punya sumber daya alam, jadi kita hanya punya jasa perdagangan dan industri. Sehingga hotel kita penuh, UMKM kita ramai, tentu orang belanja di Pekanbaru, nginap di sini, dan mereka akan menggunakan fasilitas yang ada di Pekanbaru. Baik kendaraan, hotel, tentu meningkatkan investasi juga," jelasnya.
"Jadi inilah salah satunya, kita dapatkan MPP ini menjadi yang terbaik dan begitu juga Disdukcapil. Tentu orang akan datang ke sini bagaimana bisa menjadi terbaik, dan mencontoh dan sharing dengan kabupaten lain," imbuhnya.
.png)

Berita Lainnya
Fitra Riau Rilis Indeks KIA, 7 Daerah di Riau Masuk Kategori Rendah Indeks Keterbukaan Informasi Anggaran
Kunjungi Pasar Murah, Wabup Inhil Bersama Disperindag Optimalkan Pasar Murah
Satgas Pangan Polri Ungkap Kenaikan Minyak Goreng Akibat Bahan Baku Produksi Melonjak
5 Warganya Positif Covid-19, Pasar di Kecamatan Enok Ditutup
Upah Minimum Rata-rata Naik 1,09 Persen
Mentri Keuangan Suntik Dana Rp133,3 T ke PLN
Turun drastis, Harga Sawit di Inhil Capai Rp. 800/kg
Catat! Inilah Jenis Bahan Pokok Yang Pembeliannya Dibatasi
Harga Beras Naik, DPRD Riau Minta Pemprov Segara Lakukan Operasi Pasar
Airlangga Harap Harga Minyak Goreng Sesuai HET per 1 Februari 2022
Harga LPG Rumah Tangga Naik Lagi Mulai Hari ini
Harga Karet dan Kelapa Riau Didominasi Turun, Pinang Naik