Pilihan
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini diprediksi melanjutkan penguatan. Senin kemarin, rupiah ditutup menguat 15 poin atau 0,10% ke posisi Rp15.385 per USD.
Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan rupiah bisa menguat hari ini mengikuti momentum penguatan yang didapat dari penguatan indeks Dow Jones.
"Hari ini, pasar keuangan bisa mendapatkan sentimen positif dari penguatan indeks Dow Jones semalam yang mengantisipasi rencana dibukanya lockdown di sebagian negara bagian di Amerika Serikat," ujar Ariston di Jakarta, Selasa (28/4/2020).
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Dia melanjutkan sentimen positif juga bisa bertambah menguat bila Bank of Japan mengumumkan stimulus pembelian obligasi tanpa batas hari ini. Tapi di sisi lain, pasar masih mengkhawatirkan pelemahan ekonomi karena wabah Covid-19 dan penurunan kembali harga minyak mentah.
"Kurs rupiah berpotensi menguat dengan kisaran support Rp15.300 dan kisaran resisten di Rp15.500 per USD," pungkasnya.
(bon)
.png)

Berita Lainnya
Realisasi Stimulus Listrik Rp 9,42 T Dinikmati 31,94 Juta Pelanggan PLN
Bulog Riau Siap Gelontorkan 1.200 Ton Beras Tanggap Bencana COVID-19
Pembiayaan UMKM dari Fintech Capai Rp13,6 Triliun di 2021
Hari ini, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp993 Ribu per Gram
Promo Okejek Nambah lagi, Kali ini Kode Kupon 'Berbagi'
Ajak Diskusi, Kadin Dumai Akan Undang Perusahaan Properti
Harga Beras Naik, DPRD Riau Minta Pemprov Segara Lakukan Operasi Pasar
Utang Pemerintah Naik, per Januari 2024 Tembus Rp7.754,98 Triliun
Dualisme Berakhir, Kadin Riau Menggelar Rapat Konsolidasi
OJK Catat 7,19 Juta Investor Pasar Modal per 2021, Setengahnya Generasi Milenial
BI Jamin Geopolitik Global Memanas Tak Pengaruhi Ekonomi Indonesia
Menko Airlangga Tinjau Pasar Kangkung Pastikan Harga Minyak Goreng Rp14.000