Pilihan
Bukan Hanya Basa-Basi, Erick Thohir Nyatakan Perang ke Mafia Sepak Bola
INDOVIZKA.COM - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyatakan perang dengan mafia sepakbola. Untuk itu, PSSI akan menggandeng Polri dengan instrumennya untuk membabat habis praktik mafia sepakbola dan diganjar sanksi tegas secara hukum. Bahkan, Erick menyebut oknum mafia akan diseret ke jeruji besi.
"Kita vonis kartu merah untuk para mafia bola. Sepakbola kita sulit berkembang selama mafia pengatur skor belum kita tendang," ujar Erick dalam keterangan persnya di media center Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Minggu (19/2/2023).
Dalam kesempatan itu, Erick bertemu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera menyusun langkah tegas dalam misi menyeret mafia ke jalur hukum. Erick menegaskan, dari otak hingga pembantu aktor mafia sepakbola akan diproses tegas. Selain pidana, ancaman larangan berkecimpung di sepakbola seumur hidup akan dijatuhkan PSSI.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
"Akarnya yang perlu kita cabut, dan kita tidak boleh takut! Hukumannya bertingkat. Tapi kalau perlu, seumur hidup diblacklist dari sepakbola, biar jera. Posisi saya tegas: tumpas mafia pengatur skor sampai tuntas,” katanya.
Demi menjerat para pelaku atur skor, Erick pun telah menyiapkan langkah reaktif sekaligus proaktif. Dengan menggandeng Polri, PSSI akan membentuk sistem yang mencegah atur skor.
"Saya siap bekerjasama dengan Pak Listyo Sigit untuk mengobati borok dalam sistem yang sakit. Jadi bukan sekedar basa-basi di permukaan kulit," ujarnya
Fair play dan sportsmanship, kata Erick Thohir, bukan cuma untuk mereka yang ada di lapangan. Tapi juga untuk seluruh insan dalam ekosistem sepakbola kita. Rule of the game, kata Erick harus konsisten diterapkan. "Tidak ada ruang bagi mafia yang bikin sepakbola kita jadi pecundang. Saya siap keluarkan kartu merah bagi para mafia bola," tutup Erick.
Sejak ditetapkan sebagai Ketua Umum PSSI, Erick Thohir bergerak cepat dalam menata persepakbolaan nasional. Pada rapat pertama Exco PSSI Sabtu (18/2/2023), Erick mengumumkan dibentuknya dua komite adhoc yang akan khusus mengurusi suporter dan pembangunan infrastruktur.
.png)

Berita Lainnya
Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Korea Selatan Jadi Pelatih Baru Timnas Malaysia
Pelatih Filipina: Atmosfer SUGBK Luar Biasa, Selama 27 Tahun Melatih Baru Ini Saya Rasakan!
Timnas U-23 Kalahkan UEA U-23 1-0 di Laga Uji Coba
Hari ini Terakhir Pendaftaran Indovizka Cup VI 2024 Antar SD/Sederajat
Atlet Sepak Takraw Wanita Asal Kepulauan Meranti Wakili Indonesia di SEA Games Kamboja
INDOCOMETCH 2015: Target Penjualan Gagal Terealisasi
Pahlawan Italia Donnarumma Pemain Terbaik Euro 2020
Sky Air Kampar Kirim Atlet Cilik di Porprov Riau X, Ini Target Al-Fatih
H. Dani M Nursalam Tutup Turnamen Sepak Bola Penyimahan Cup
Indovizka Futsal Academy Tembilahan Juara 1 Turnamen Futsal U-12
7,5 Miliar Bonus Atlet Porprov Kuansing Akan Cair Bulan Depan
Asia Talent Cup 2021 di Mandalika Ditunda, Herlian Dandi Matangkan Persiapan