Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Ini Klarifikasi Pihak RSUD Arifin Achmad Terkait Anak Usia 6 Tahun Yang Meninggal
INDOVIZKA.COM - Kasus meninggalnya Agra, seorang anak berusia 6 tahun yang menjalani perawatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Riau, masih menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Berbagai spekulasi pun bermunculan mengenai penyebab kematian Agra.
Sementara itu, Komite Etik dan Hukum RSUD Arifin Achmad, Dr Jhon Madi SPOG Subsp.KFM
mengatakan bahwa pelayanan rawat inap memiliki standar-standar yang harus dilaksanakan, dan hanya dokter yang bisa menetapkan apakah pasien bisa rawat jalan atau harus dirawat inap.
Dalam kasus Agra, dokter yang menangani memutuskan bahwa Agra masih bisa dirawat jalan dan tidak memerlukan tindakan medis. RSUD hanya melakukan pemeriksaan awal untuk menentukan jenis patologi dan solusi yang tepat bagi Agra.
Dr Jhon juga menjelaskan bahwa pengambilan sampel atau biopsi tidak memerlukan rawat inap, dan jika kondisi pasien masih memungkinkan untuk makan dan minum, maka rawat jalan. Pemeriksaan CT scan berulang juga dilakukan untuk mengetahui akar tumor dari beberapa bagian dan memastikan tindakan medis yang tepat.
Dikatakan, layanan IGD RSUD Arifin Achmad Pekanbaru dilakukan secara simultan dengan menggunakan pelayanan emergency response cepat. RSUD memberikan 3 menit pertolongan kedaruratan atau pertolongan pertama pada tanda-tanda vital, seperti nadi, tensi, dan jantung. Mungkin keluarga tidak melihat anak ini diberikan tindakan. Dokter yang menangani korban merupakan dokter sub spesialis yang sudah berada di level tertinggi.
Sementara itu, Wadir Yanmed dan Keperawatan RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Zulkifli SKep MH menambahkan bahwa pihaknya sudah melakukan rapat internal dan menyiapkan data-data yang diperlukan untuk menangani kasus ini. Mereka juga akan berupaya untuk musyawarah mufakat dengan pihak keluarga Agra.
.png)

Berita Lainnya
Videonya Viral, Oknum Polisi di Rohul Diperiksa Propam
Seorang Anak di Siak Bacok Ayah Tirinya Saat Mabuk Karena Tak Terima Ibunya di Marahi Secara Kasar
Pick Up Tabrak Truk Fuso dari Belakang di Lirik, Supir Luka Terjepit
Kabupaten Meranti dan Siak Tetapkan Status Siaga Karhutla
Senior PWI Bacakan Deklarasi Riau. Berikut Ini Isinya
Calya Terseret ke Bawah Pipa Pertamina Usai Dihantam Bus Bintang Utara di Rohil
Unggas Terjangkit Flu Burung Bertambah, PKH Riau Minta Warga Waspada
Jadi Korban Tabrak Lari, Pengendara Motor di Pekanbaru Tewaas
Kisah Ambo, Warga Guntung yang Akrab dengan Buaya Muara Selama 14 Tahun
Warga Inhil Digigit Buaya Saat Mandi
8 Orang Diamankan Polisi Dalam Kerusuhan Pergudangan Platinum Pekanbaru
Anggota DPRD Inhil Iwan Taruna Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sialang Panjang