Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Air Sungai Meluap, Festival Subayang Kampar Ditunda
INDOVIZKA.COM - Hujan deras yang mengguyur di sekitar Desa Gema, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar sejak Sabtu (11/3/2023) pagi membuat debit air di Sungai Subayang meluap dengan cepat. Selain itu tampak pinggiran sungai perlahan mengalami abrasi.
Akibatnya, Festival Subayang ke-7 yang resmi dibuka Pj Bupati Kampar, Kamsol pada Jumat (10/3/2023) malam tadi terpaksa ditunda. Beberapa agenda kegiatan yang seharusnya digelar hari ini terpaksa ditunda sementara.
Hal ini karena luapan air Sungai Subayang menggenangi area lokasi Festival Subayang ke-7 yang merupakan rangkaian event Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) yang digagas Bank Indonesia (BI) tersebut.
Air Sungai Subayang dengan cepat meluap dan merendam seluruh area Festival Subayang yang berada tepat di pinggir sungai. Ketinggian air sekitar 60 cm atau setinggi pinggang orang dewasa.
Selain itu, tampak pinggiran Sungai Subayan terus terkikis air sungai yang mengalir deras. Membuat area pinggiran sungai yang menjadi lokasi Festival Subayang berkurang.
Pj Bupati Kampar, Kamsol mengatakan, untuk Festival Subayang terpaksa ditunda, dan meminta para peserta Festival Subayang pindah ke darat.
"Saya sudah telepon camat, Danramil, Kalaksa BPBD dan Plt Satpol PP turunkan tim membantu masyarakat yang terdampak banjir. Mudah-mudahan air cepat surut tetapi melihat cuaca ini masih hujan," kata Kamsol, Sabtu (11/3/2023).
Kamsol juga mengimbau masyarakat yang ada di bantaran hulu Sungai Subayang untuk menjauh dari sungai. Cari tempat aman. Terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.
Sementara itu, Camat Kampar Kiri Hulu, Firdaus menuturkan, kondisi banjir di hulu Sungai Subayang masih dalam siaga. Di Sungai Subayang kanan, Desa Ludai sudah banjir bandang.
"Kami siaga sekarang ini. Karena banjir ini festival subayang di desa gema terpaksa ditunda. Para peserta sudah dievakuasi tempat yang lebih tinggi," ungkapnya.(Infotorial)
.png)

Berita Lainnya
Akibat Pompong Tenggelam, Bocah 6 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Indragiri
Jadikan Rakernas IWO untuk Ajang Silaturahmi, Bukan Saling Memusuhi
Pagi Ini Pemda Kampar Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2025 di Kawasan WFC Bangkinang
HIPMI Inhil Sambut Hangat Kedatangan Caketum HIPMI Riau Rahmad Ilahi
Pekan Depan Transportasi Laut di Riau Kembali Dibuka
Tiga Tersangka Korupsi Hotel Kuansing Akan Diadili
Aluan : Revitalisasi Pulau Penyengat Memakan Waktu dan Rumit
Pulang Dari Pelantikan dan Retreat, Bupati Kasmarni Disambut Meriah
Lantik Pengurus SMSI Riau Periode 2024-2029. Berikut Ini Harapan Makali Kumar
Dukung Program Pemerintah, Kemitraan Program HTR Bawa Manfaat
Satu Keluarga di Pelalawan Positif Covid-19
Gubri: Ciri Khas Riau dengan Budaya Melayu Tak Boleh Hilang