Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Utang Pemerintah Naik Rp7.861,68 Triliun per 28 Februari 2023
INDOVIZKA.COM - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi utang Pemerintah naik sekira Rp106,7 triliun dibandingkan posisi Januari 2023 yang sebesar Rp7.754,9 triliun.
Di mana utang Pemerintah mencapai Rp7.861,68 triliun per 28 Februari 2023. Dengan demikian rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 39,09%.
Adapun utang pemerintah Rp7.861,68 triliun terdiri atas dua jenis yakni berbentuk surat berharga negara (SBN) sebesar 88,92% dan pinjaman 11,08%.
Jika menilik UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, batas maksimal rasio utang disebutkan sebesar 60% terhadap PDB, sehingga rasio utang Pemerintah saat ini masih berada di dalam batas aman dan terkendali. Demikian seperti dikutip dalam laporan APBN KITA, Jakarta.
Posisi utang Pemerintah yang masih aman juga ditunjukkan oleh dominasi komposisi utang domestik (dalam mata uang Rupiah), yaitu sebesar 71,50%, seperti yang dilansir dari okezone.
Hal ini sejalan dengan kebijakan umum Pembiayaan Utang yaitu mengoptimalkan sumber pembiayaan dalam negeri dan memanfaatkan utang luar negeri sebagai pelengkap guna menjaga risiko nilai tukar.
.png)

Berita Lainnya
Harga TBS Sawit Kemitraan Swadaya di Riau
Dampak Corona di Riau: Ribuan Pekerja Dirumahkan, 339 Kena PHK
Jokowi Buka Perdagangan Perdana Bursa Saham 2022
Menteri Sandiaga Target Datangkan 3,6 Juta Turis Asing di 2022
Disperindag UMKM Riau Akan Gelar Operasi Pasar saat Ramadhan
OJK Catat 7,19 Juta Investor Pasar Modal per 2021, Setengahnya Generasi Milenial
Turun drastis, Harga Sawit di Inhil Capai Rp. 800/kg
PHB Mulai Diterapkan, Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru Melonjak
Jelang Gelar Expo UMKM, HIPMI dan YMI Audiensi Bersama PJ Bupati Inhil
Jelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Pasar Pangkalan Kerinci Terpantau Stabil
Minyak Dunia Anjlok, Harga CPO Ikut Turun
Temuan Ombudsman: Produsen Minyak Goreng Batasi Stok untuk Para Agen