Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pendapatan Pajak di Riau Turun Drastis
INDOVIZKA.Com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau menggelar Rapat Paripurna pada Senin, 28 Agustus 2023. Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, H. Hardianto dari Gerindra.
Dua agenda yang menjadi fokus adalah penyampaian laporan Ranperda Pajak dan Retribusi Daerah serta Rancangan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Riau.
"Situasi ini memerlukan tindakan segera. Kami harus memahami mengapa pendapatan pajak tahun ini lebih rendah dibanding tahun sebelumnya," kata Wakil Gubernur Riau, Edy Natar, dalam pemaparannya
Penurunan Pendapatan Pajak di Tahun 2023Menurut data yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Edy Natar, signifikan pada pendapatan. Dibandingkan dengan tahun 2022 yang mencapai Rp.4.054.918.094.000, tahun ini hanya mencapai Rp.3.971.834.185.000.
"Pendapatan pajak tahun 2023 lebih kecil realisasi dibandingkan tahun 2022 dikarenakan pengesahan APBD 2022 dilakukan pada awal November, dimana tahun anggaran belum berakhir," jelas Edy Natar.
Pembentukan Dua Pansus Baru
Rapat juga membahas tentang pembentukan dua Panitia Khusus (Pansus); satu untuk rancangan peraturan daerah tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Provinsi Riau dan satu lagi untuk Rancangan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016.
Pansus pajak dan retribusi daerah diisi oleh 15 anggota DPRD utusan dari 8 fraksi dan diketuai oleh Karmila Sari dari Golkar. Sedangkan Pansus tentang perangkat daerah diisi oleh 15 anggota DPRD utusan dari 8 fraksi dan diketuai oleh Ade Agus H dari PKB," ungkap H. Hardianto.
Rapat Paripurna ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam peningkatan pendapatan daerah dan efisiensi perangkat daerah. Tentu, semua mata tertuju pada langkah-langkah konkret yang akan diambil oleh DPRD dan Pemerintah Provinsi Riau dalam waktu dekat.
.png)

Berita Lainnya
Ekspor Riau Bulan April Turun 10,46 Persen
Pemerintah: Ekonomi RI Tangguh Hadapi Gejolak Global
Harga Minyak Goreng dan Makanan Diprediksi Tetap Mahal Hingga Ramadan
Kemendag Akui Kebijakan yang Salah Ikut Beri Andil Harga Minyak Goreng Naik
Harga Kelapa Sawit Kembali Alami Penurunan
Harga Pinang di Riau Turun Pekan Ini, Cuma Rp6.140 per Kg
Kartu Prakerja Dilanjutkan di Tahun Ini, Airlangga: Semoga Memberi Manfaat
Fadel Muhammad Harap Bumi Rafflesia Jadi Poros Ekonomi Sumatera
OJK: Tolong Jangan Pinjam ke Pinjol Jika Tidak Ada Penghasilan
Digagas Putra Asli Inhil, WINjek Jasa Transportasi Online
Produk Tropicana Slim Santan Rendah Lemak Jenuh dan Tinggi Serat
Demi Beli Minyak Goreng, Masyarakat Pinjam Uang ke Bank Keliling