Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Mendag Minta Produsen Salurkan Stok Minyak Goreng Masih Tertahan
JAKARTA (INDOVIZKA) - Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi meminta seluruh produsen minyak goreng untuk menyalurkan stok yang masih ada ke pasar tradisional. Tujuannya, agar masyarakat mudah menemukan kebutuhan dasar tersebut.
Langkah ini perlu dilakukan sebelum berlakunya Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng mulai 1 Februari 2022.
Kemendag telah menetapkan HET minyak goreng yaitu:
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
- Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
Minyak Goreng Curah: Rp11.500 per liter
Minyak Goreng Kemasan Sederhana: Rp13.500 per liter
Minyak Goreng kemasan Premium: Rp14.000 per liter.
"Kepada produsen, kami menginstruksikan untuk segera mempercepat penyaluran minyak goreng dan pastikan tidak terjadi kekosongan stok di tingkat pedagang dan pengecer," kata Mendag dalam konferensi pers, Kamis (27/1).
Sementara, untuk masyarakat, dia kembali mengimbau agar tidak melakukan panic buying atau membeli minyak goreng secara berlebihan untuk stok pribadi.
"Dan kepada masyarakat kami ingin menghimbau untuk tetap bijak dan tak lakukan panic buying karena kami akan menjamin stok tetap tersedia dengan harga terjangkau," katanya.
DMO
Sebelumnya, Kementerian Perdagangan juga menetapkan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) sebesar 20 persen dari total ekspor yang dilakukan oleh produsen minyak goreng untuk disalurkan di dalam negeri.
Kemendag juga menetapkan aturan Domestic Price Obligation (DPO) untuk harga bahan baku minyak goreng.
"Kami harap dengan kebijakan ini harga minyak goreng bisa lebih stabil dan terjangkau untuk masyarakat serta tetap menguntungkan kepada pedagang, distributor hingga produsen," kata Mendag.
.png)

Berita Lainnya
Wajib Coba! Keripik Pisang Home Industri Fasya Tawarkan Berbagai Varian Rasa
Utang Pemerintah Tembus Rp6.713 Triliun Hingga November 2021
Pertalite di Bawah Harga Keekonomian, Ahok: Sementara Jadi Kerugian Pertamina
9 Produk Implora Paling Laris Dipasaran
Harga Minyak Melonjak Tajam Tembus USD 88 per Barel
KPPU Endus Praktik Kartel Minyak Goreng, 4 Perusahaan Besar Bakal Diperiksa
Berikut Periode Kenaikan Harga Bahan Pangan Jelang dan Sepanjang Ramadan
Wajib Coba! Keripik Pisang Home Industri Fasya Tawarkan Berbagai Varian Rasa
Pertalite Harusnya Dijual Rp 11.000 Bukan Rp 7.650, Apa Kata Ahok?
Kontribusi CPO Riau untuk Nasional Capai 40 Persen
Penutupan Pasar di Tembilahan Karena Covid-19 Hoax
Penerimaan Pajak Tembus Rp109 Triliun Sepanjang Januari 2022