Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Jelang Mudik Lebaran, Dishub Riau akan Pasang Spanduk Peringatan Rawan Kecelakaan
INDOVIZKA.COM - Jelang mudik Lebaran tahun 2023, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau akan memasang rambu-rambu rawan kecelakaan lalulintas di jalan Provinsi.
Hal ini disampaikan Kepala Dishub Provinsi Riau, Andi Yanto, Kamis (30/3/2023). Dia mengatakan, pemasangan rambu-rambu lalulintas tersebut untuk mendukung kelancaran mudik Lebaran 2023.
"Untuk rambu-rambu peringatan rawan kecelakaan itu akan segera kita pasang sebelum mudik Lebaran 2023. Kita akan pasang spanduk peringatan di daerah yang rawan kecelakaan," kata Andi Yanto.
Spanduk peringatan akan dipasang di daerah rawan kebakaran seperti di tikungan, persimpangan, jalan berlubang dan bergelombang, serta lainnya.
"Kami juga sudah koordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) agar mereka juga dapat memasangan rambu-rambu peringatan rawan kecelakaan di jalan nasional," ujarnya.
"Termasuk kabupaten kota juga harus melakukan hal sama, sehingga kasus kecelakaan saat mudik Lebaran tahun ini bisa diteken," tukasnya.
.png)

Berita Lainnya
Reklame Neon Box di Pekanbaru Banyak Berdiri di Trotoar
Pemprov Riau Siapkan Perda dan Pergub untuk Pondok Pesantren
Belum Ada Kesepakatan, Pemprov dan Pemko Pekanbaru akan Bahas Kembali Pasar Cik Puan
Keluarga dan Warga Berdatangan ke Rumah Putri Wahyuni di Rumbai, Penumpang Sriwijaya Air SJY-182
Polres Inhil Perketat Pemeriksaan Arus Balik di Pos Penyekatan Lintas Timur
Dua Tersangka Pengedar Narkotika Ditangkap Sat Resnarkoba Polres Pelalawan
Suharmansyah: Kasus Perdata Terkesan Dipaksakan Penyidik ke Pidana
Skala Prioritas Pembangunan Infrastruktur, Wujudkan Pemerataan Pembangunan
Bupati Zukri Pimpin Apel Siaga Satgas Anti Narkoba Kabupaten Pelalawan 2026
Di Tengah Pandemi Covid-19, Walikota Dumai Tinjau Normalisasi Drainase
Pemkab Pelalawan Bayarkan Tunda Bayar 2023 Senilai Rp43,89 Miliar
Warga Dumai Lengkapi Positif Covid-19 di Riau Jadi 40 Kasus