Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Sudah Dua Hari Dirawat, Balita Gizi Buruk Terbaring Lemah di RSUD Puri Husada Tembilahan
INDOVIZKA.COM- Nasib malang yang menimpa seorang balita Isyana Tusilawati berumur 2 tahun mengalami gizi buruk.
Ia menderita penyakit gizi buruk sejak tahun 2019. Kini ia menjalani tindakan pengobatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan.
"Isyana yang berusia 2 tahun penderita gizi buruk, yang beralamat di Kecamatan GAS, Inhil saat ini sedang dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan," ujar Zulfa Aliskandar selaku Pendamping Desa DMIJ Plus Terintegrasi untuk wilayah Kecamatan GAS.
- Owner Almaz Fried Chicken Mengundurkan Diri di Saat Brand Tengah Bermasalah
- 6 Manfaat Rebusan Daun Dibawah Ini Bisa Turunkan Gula Darah
- Dinkes Pekanbaru Anggarkan Layanan Kesehatan Doctor On Call
- Dinkes Inhil Gelar Pembekalan Kesehatan kepada 303 Calon Jama'ah Haji
- Dinkes Inhil Canangkan BIAN se-Kecamatan Tembilahan Hulu
Ia mengaku belum dapat melihat kepastiannya, seberapa parah gizi buruk yang menimpa balita tersebut
Awalnya Isyana Tusilawati mengalami gejala gizi buruk selama kurang lebih satu tahun belakangan.
Karena tidak kunjung membaik, keluarga Isyana Tusilawati memberanikan diri untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut di RSUD Puri Husada Tembilahan.
Lemah lunglai tak berdaya, Isyana harus segera dilakukan tindakan segera agar penyakit yang sedang mendera tidak semakin parah. Jika tidak mendapatkan tindakan tersebut dalam waktu dekat akan berakibat pada fatal.
"Isyana udah 2 hari menginap di RSUD, dan pengobatan Isyana belum menggunakan BPJS, karna BPJS masih diurus oleh pihak Puskesmas Teluk Pinang," tambahnya.
Untuk diketahui, Zulfa Aliskandar berusaha menggalang dana untuk adik Isyana yang saat ini membutuhkan dana senilai Rp.15.000.000,-.
"Dana tersebut digunakan untuk operasional sehari-hari, obat-obatan, rawat inap pasien. Selama ini Isyana berobat dengan mengandalkan biaya dari penghasilan orangtuanya yang tidak seberapa. Selain menggalang dana di Kitabisa, kami juga berjuang mendapatkan biaya tambahan untuk berobat dengan cara mengurus BPJS Kesehatan untuk biaya pengobatannya," tukasnya.
.png)

Berita Lainnya
Stok Tinggal Sedikit, Pemprov Riau Segera Kirim Vaksin ke Kabupaten
Kadinkes Inhil Hadiri Malam Puncak Peringatan Milad Kabupaten Ke-59
Di Inhil, Positif Covid-19 Bertambah Jadi 5 Orang
Kemenkes Tutup 2021 dengan Capaian 280 Juta Suntikan Vaksin Covid-19
Cegah Omicron, Pemerintah Beri Booster Kelompok Rentan Mulai Januari 2022
Bahaya Minum Sambil Berdiri, Bisa Sebabkan Banyak Penyakit
Obat untuk Pasien COVID-19 Remdesivir Dijual di Toko Online
Inhil Catat 45 Kasus Positif Covid-19, 28 PDP Masih Menunggu Hasil Laboratorium
Dinkes Inhil Dampingi Plh Sekda Hadiri Puncak Peringatan HARGANAS ke-31
6 Rahasia Orang Jepang Bisa Hidup Lebih Sehat dan Berumur Panjang
Lagi, Kasus Positif Covid-19 di Inhil Bertambah 9, Total 45 Orang
5 Kebiasaan Ini Cegah Asam Lambung Naik