Pilihan
Jelang Lebaran, PT PGN Tbk Pastikan Penyaluran dan Layanan Gas Bumi di 73 Kabupaten/Kota Aman
INDOVIZKA.COM - PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina memastikan penyaluran dan layanan gas bumi nasional tetap aman selama Idulfitri 1444 H Tahun 2023.
PGN bersama Holding Migas PT Pertamina (Persero) juga secara aktif menjaga kehandalan gas bumi, melalui Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) 2023 bersama Kementerian ESDM dan BPH Migas.
Sejauh ini kegiatan penyaluran gas bumi ke pelanggan dalam status kondisi aman di wilayah Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, dan Indonesia Timur. Penyaluran gas bumi ke pelanggan ini sebesar 987 BBTUD. Sedangkan untuk supplai gas, PGN sedia pasokan sebesar 1.029 BBTUD.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
PGN menyalurkan gas dari 29 Wilayah Kerja yang terdiri dari 24 KKKS kepada 2.504 Pelanggan Komersial dan Industri, 1.926 Pelanggan Kecil, 836.683 Sambungan RumaH (SR), dan 9 Power Plant PLN Group. Infrastruktur yang aktif digunakan yakni 25.850 Km jaringan pipa gas, 13 SPBG, 4 MRU, dan 3 LNG Terminal terjaga handal dan aman.
“Selama Ramadan dan Idulfitri, PGN memastikan kegiatan operasional dan konsumen gas bumi terlayani dengan baik. Menjelang lebaran, demand di beberapa industri memungkinkan cenderung menurun. Tugas kami tetap menjaga layanan kepada pelanggan yang aktif,” jelas Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz, Kamis (13/4/2023).
Faris melanjutkan, kegiatan mulai dari pengangkutan gas, penyaluran BBG, penyaluran gas ke rumah tangga dan PLN Group, penyimpanan LNG, dan pengangkutan crude oil saat ini berlangsung aman.
Penyaluran gas di PLN Group untuk ketahanan listrik bagi masyarakat cukup besar yakni 232 BBTUD, sehingga turut menjadi perhatian utama PGN. Kemudian pengangkutan crude oil sebesar 171.767 BOPD, penyaluran BBG sebesar 18.279 LSP (Liter Setara Premium), dan pengangkutan gas sebesar 2.633 MMSCFD.
Selain Jalur Pipa Transmisi South Sumatera West Java (SSWJ) yang dikelola PGN, Pengangkutan gas ini melibatkan anak perusahaan/afiliasi yakni Pertagas, Transportasi Gas Indonesia (TGI), dan Kalimantan Jawa Gas (KJG).
Di sisi lain, keamanan penyaluran LNG juga dilaksanakan anak perusahaan/afiliasi seperti PGN LNG Indonesia (PLI) yang mengelola FSRU Lampung, Nusantara Regas (NR), dan Perta Arun Gas (PAG).
“Layanan gas rumah tangga juga kami jaga, saat ini sudah tersebar di Penyaluran jargas di 17 Provinsi 73 kabupaten/kota. Di sektor retail dan UMKM yang menggunakan CNG, jumlahnya semakin bertambah. Sehingga harus menjadi concern agar tidak terganggu penyaluran gasnya,” imbuh Faris.
Sampai ini, untuk forecast kegiatan penyaluran dan layanan gas bumi PGN Group dalam status aman sampai setelah Idulfitri. Tim Satgas RAFI 2023 siaga 24 jam dan terus berkooridinasi dengan solid, agar jika terjadi potensi gangguan dapat segera ditangani. Call Center 135 juga aktif 24 jam untuk dihubungi.
.png)

Berita Lainnya
Per 3 Desember, Dana PEN Baru Terserap 68,8 Persen
Harga Bawang Merah di Inhil Naik Jelang Tahun Baru 2020
Menko Airlangga Tinjau Pasar Kangkung Pastikan Harga Minyak Goreng Rp14.000
Daftar Harga BBM Februari 2022, Pertamina Tetap dan Shell Naik
Maret 2021, Tembilahan Alami Deflasi 0,07 Persen
Awal Pekan, Harga Emas Dibuka Tak Berubah di Rp 935.000 per Gram
54 Tahun Sambu Group: Ditempa Semakin Tangguh, Diterpa Semakin Bertumbuh
Airlangga Harap Harga Minyak Goreng Sesuai HET per 1 Februari 2022
Dualisme Berakhir, Kadin Riau Menggelar Rapat Konsolidasi
Triwulan III, Ekonomi Riau Tumbuh 4,59 Persen
Pertalite di Bawah Harga Keekonomian, Ahok: Sementara Jadi Kerugian Pertamina
Pembiayaan UMKM dari Fintech Capai Rp13,6 Triliun di 2021