Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Mogok kerja, THL TPA Muara Fajar Tetap Jadi Penyapu
INDOVIZKA.COM - Tenaga Harian Lepas (THL) penyapu di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar, melakukan aksi mogok kerja. Bahkan mereka nekat menutup TPA sehingga truk pengangkut sampah tidak bisa masuk.
Petugas penyapu TPA itu melakukan aksi mogok kerja lantaran menolak untuk pindah kerja sebagai tim Penegakkan Hukum (Gakkum) di titik tumpukan sampah. Padahal, DLHK Pekanbaru sudah mengeluarkan SPT bagi mereka yang ditugaskan sebagai tim Gakkum.
Ada 20 orang penyapu TPA yang dipindahtugaskan sebagai tim Gakkum. Namun, mereka menolak lantaran tidak ada yang menyapu TPA.
Karena itu, mereka melakukan akai mogok kerja dan menutup TPA mulai Jumat (25/8/2023). Bahkan mereka menutup TPA tersebut hingga Jumat siang.
Terkait hal itu, DLHK Pekanbaru melakukan upaya mediasi dengan penyapu TPA tersebut. Setelah mediasi, akhirnya para penyapu TPA mau kembali bekerja.
"Mediasi sudah selesai dah, sudah bubar, sudah bekerja lagi anggota. Mereka hanya miss komunikasi aja," ujar Kepala DLHK Pekanbaru, Hendra.
Namun, mereka tidak kembali bekerja sesuai SPT yang ditetapkan. Mereka kembali bekerja sebagai penyapu TPA Muara Fajar. Mereka yang pindah tugas akan dievaluasi kembali.
"Kembali sebagai penyapu dulu, nanti kita evaluasi berapa yang bisa," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
September, Lampu Merah Batang Tuaka Kembali Normal
BPOM Inhil Razia Rumah Penyimpanan Obat Tak Berizin
SPBU di Inhil Dilarang Layani Pembelian Pertalite Jerigen
Polsek Seberida Sikat Pemakai dan Pengedar Sabu di Seresam
Operasi Ketupat Polres Inhil Giat Cek Kesehatan Supir dan Patroli Blue Light
Sejak PPKM Level 4, Total Denda Pelanggar Mencapai Rp37,9 Juta
25 Tenaga Medis Positif Corona, Presiden Diminta Lindungi Pekerja Kesehatan
Sekretaris Koalisi Bermarwah: 15 Titik Kampanye dan Tabligh Akbar Bersama UAS Yang Sudah Terencana Tetap Boleh Dijlanjutkan
Hingga Juli, Kejari Rohul Tangani 225 Perkara, Termasuk 20 Kasus Pencabulan Anak
Bertabur Diskon, Warga Banjiri Ramayana Panam
Waspadai Penularan Corona, Warga Tolak Perayaan 'Sembayang Kubur' di Desa Perigi Raja
Akbid di Inhil Berubah Jadi STIKES Husada Gemilang