Pilihan
Disperindag Pekanbaru Pastikan Ketersediaan Beras SPHP
INDOVIZKA.COM - Tingginya harga beras premium di Kota Pekanbaru, pemerintah memberikan solusi dengan menyediakan beras SPHP. Beras tersebut merupakan beras premium dari pemerintah.
Untuk mendapatkan beras SPHP, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru memastikan ketersediaannya di setiap pasar rakyat.
Masyarakat bisa membeli beras dari pemerintah ini sebagai salah satu pilihan, karena tingginya harga beras kualitas premium.
Terkait ketersediaan beras SPHP, Kadisperindag Pekanbaru Zulhelmi Arifin, juga telah melakukan pengecekan di sejumlah pasar rakyat. Ketersediaan beras subsidi ini cukup memenuhi kebutuhan masyarakat Pekanbaru.
"Ketersediaannya banyak. Kemarin saya cek di pasar cik puan, di pasar limapuluh, tersedia di seluruh pasar rakyat kita," ujar Zulhelmi Arifin, yang akrab disapa Ami.
Ia juga telah berkoordinasi dengan Bulog terkait ketersediaan beras SPHP ini. Ada persediaan hingga 2 ton setiap minggunya. Persediaan ini menyuplai ke pasar tradisional maupun RPK agar bisa dijangkau masyarakat.
Dikatakannya, kualitas beras SPHP ini tidak terlalu jauh dibandingkan beras premium. Ia menilai, beras ini bisa memenuhi selera warga Pekanbaru.
"Kemarin kita ketemu masyarakat dan pedagang, mereka sampaikan mereka sudah pakai beras SPHP ini," ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan, salah satu penyebab harga beras masih tinggi dikarenakan di daerah penghasil gagal panen sehingga pasokan berkurang.
Selain itu, Ia juga melakukan pengawasan terkait distribusi beras SPHP ini agar tepat sasaran. Mereka mengawasi distribusi dan pedagang yang menjual diatas HET. Untuk satu kilogram beras ini bisa dijual Rp11.500 sesuai harga dari pemerintah.
.png)

Berita Lainnya
Realisasi Investasi Triwulan Tembus Rp25,3 Triliun
HIPMI Inhil Dukung Kebijakan Pemerintah Subsidi Harga Minyak Goreng Curah
Wamen BUMN: Keuangan Garuda Indonesia akan Kembali Sehat
Disperindag UMKM Riau Akan Gelar Operasi Pasar saat Ramadhan
Mulai Hari Ini Harga Rokok Naik Hingga 35 Persen
Gubernur BI Puji Gibran Sebut Pengendalian Inflasi dan Harga Pangan di Solo Berhasil
Rupiah Hari Ini Diprediksi Bisa Menguat Capai Rp 15.500
Pemerintah Telah Gelontorkan PMN Rp 695,6 T Sejak 2005
Google "Bersih-Bersih" Aplikasi Penuh Iklan dari Play Store
Awal Pekan, Harga Emas Dibuka Tak Berubah di Rp 935.000 per Gram
BI Catat Transaksi Digital Kian Meningkat Selama Pandemi
Siap-Siap, Arab Saudi Naikkan Harga Minyak Mentah untuk Asia pada Maret 2022