Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pemprov Riau Kembali Salurkan Bankeu untuk 1.591 Desa
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tahun ini kembali menyalurkan bantuan keuangan (Bankeu) untuk 1.591 desa di Riau.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PMD-Dukcapil) Provinsi Riau, Djoko Edy Imhar, Jumat (3/6/2022).
"Bantuan keuangan desa tahun ini tetap kita alokasikan. Revisi petunjuk teknis (Juknis) dan Surat Keputusan (SK) Gubernur terkait penyaluran bantuan sudah selesai," katanya.
Djoko mengatakan, saat ini penyaluran Bankeu desa dalam proses pengusulan proposal dari desa. Setelah itu, pihaknya akan melakukan verifikasi sesuai juknis.
"Kalau sudah kita verifikasi, nanti baru kita ajukan usulan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau untuk penyaluran Bankeu," terangnya.
Ditanya besaran bankeu desa apakah masih sama dengan tahun sebelumnya Rp100 juta per desa, Djoko menyatakan, untuk bantuan desa besarannya variatif.
"Jadi bankeu desa variatif, tergantung klasifikasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dasar, tumbuh, berkembang dan maju. Jadi bantuan sangat ditentuan oleh klasifikasi," jelasnya, seperti yang dilansir dari mcr.
"Kalau dirata-ratakan bankeu desa itu sebenar Rp150 juta, tapi karena ada klasifikasi itu tentu bantuan yang diterima desa berbeda-beda karena klasifikasi BUMDes itu," tandasnya
.png)

Berita Lainnya
Jelang Gelar Expo UMKM, HIPMI dan YMI Audiensi Bersama PJ Bupati Inhil
Kurs Rupiah Diprediksi Menguat di Akhir Tahun ke Level 14.100 per Dolar AS
Akibat Penurunan Harga, Target Produksi Minyak Mentah Riau Dipangkas
Tips Merawat Handuk agar Tidak Jamuran, ini 6 Caranya!
Harga Beras di Riau Naik, Ini Penyebabnya
Target PSR Kelapa Sawit di Riau Seluas 10.550 Hektare
100 Ton Lidi Sawit Riau Terbang ke India dan Pakistan Setiap Bulan
KPPU: Kepemilikan Kebun Sawit Rakyat Makin Sedikit, Perusahaan Swasta Makin Besar
Maybank Indonesia Ajak Siswa Belajar Kelola Uang Sejak Dini
IPKR Inhil Sebut Tidak Ada Penutupan Pembelian Kelapa di PT Pulau Sambu
Harga Minyak Melonjak Tajam Tembus USD 88 per Barel
Temuan Ombudsman: Produsen Minyak Goreng Batasi Stok untuk Para Agen