Pilihan
Terbanyak di Inhu, Hotspot di Riau Sore ini Naik Jadi 47 Titik
INDOVIZKA.COM - Jumlah hotspot di Pulau Sumatera terdeteksi kembali naik jadi 787 titik, Rabu (11/10/2023) sore. Termasuk hotspot di Provinsi Riau terpantau naik drastis dari 37 titik menjadi 47 titik.
"Total titik panas atau hotspot wilayah sumatera ada 787 titik, terbanyak masih Sumsel sebanyak 401 titik. Kemudian lampung 183 titik dan jambi 59 titik," ujar Sanya, Prakirawan BMKG Riau.
Sedangkan Bangka Belitung ada 85 titik, Sumatera Barat lima titik, Sumut dua titik dan Bengkulu lima titik.
"Sedangkan hotspot provinsi riau naik menjadi 47 titik, paling banyak di kabupaten Inhu sebanyak 37 titik. Kemudian Inhil tiga titik, bengkalis dua titik, Kuansing dua titik, pelalawan dua titik dan siak satu titik," sambungnya.
Seperti diketahui, Pemprov Riau bersama pemerintah daerah 12 kabupaten/kota mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sejak lama. Tetapi terjadi Karhutla di wilayah Rohil, Pelalawan, Bengkalis, Indragiri Hulu, dan Dumai.
Pemprov Riau telah mendapat bantuan helikopter bantuan patroli dan water bombing. Karena sudah mulai teratasi, dua helikopter WB dialihkan ke provinsi lainnya.
Lalu operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mengantisipasi bencana Karhutla di Provinsi Riau sudah dimulai untuk wilayah Pelalawan dan Siak.
.png)

Berita Lainnya
Masyarakat Diimbau Waspada dan Siaga Saat Terjadi Gerhana Bulan
Kebakaran Lahan Bengkalis Meluas hingga 108 Hektare, Titik Api Mulai Terkendali
Atasi Karhutla di Riau, Danlanud Kerahkan 6 Helikopter Pantau dan Padamkan Api
Soal PPPK, DPRD Riau Sebut Permasalahan Bersumber dari Seleksi Awal
Predeksi Puncak Arus Balik Kedua Lebaran di Jalan Tol Riau Akhir Pekan Ini
Modufikasi Cuaca Hari Ketiga Difokuskan di Pelalawan dan Siak
Pemko Dumai Akan Gelar Kembali Festival Lampu Colok
DPRD Pekanbaru Minta OPD Maksimal Jalankan Perda
Pemko Pekanbaru Sebut Sejak Awal Tahun Sudah Perbaiki 100 Ruas Jalan Rusak
Kebakaran Lahan Riau Dipantau dari Udara, TNI AU Kerahkan Semua Kekuatan
Kena Ledakan Kilang Minyak Dumai, Kompensasi untuk Masyarakat Terdampak Sudah Terealisasi
9 Ton Garam Disebar di Atas Langit Minangkabau untuk Modifikasi Cuaca Sumbar