Pilihan
Pelanggan Keluhkan Tarif Listrik Non Subsidi Melonjak, ini Penjelasan PLN Tembilahan
INDOVIZKA.COM - Para pelanggan listrik non subsidi di beberapa daerah khususnya Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), mulai mengeluhkan kenaikan pembayaran.
Salah seorang warga, Siti (24) Warga Parit 13 mengaku, yang biasanya perbulan dirinya hanya membayar tagihan Rp400 ribu namun saat ini naik menjadi Rp600 ribu.
"Kami di rumah pakai yang 2200 VA, heran saja ketika bayar April ini sebesar Rp774 ribu, padahal biasanya hanya sekitar Rp400 ribuan," ujarnya.
Dirinyapun mengaku heran dengan lonjakan kenaikan yang cukup besar itu, apalagi menurutnya pemakaian listrik di rumahnya masih seperti biasanya.
"Tidak hanya saya, beberapa orang lain pun ikut mengeluhkan hal yang sama. Saya tidak tahu apakah pemakaian kami yang meningkat, tapi perasaan masih sama seperti biasanya," ujarnya lagi.
Menanggapi informasi tersebut, Manager PLN UPT Tembilahan, Mohd Hosen menjelaskan hingga saat ini tidak ada kenaikan tarif dasar listrik baik untuk pelanggan subsidi maupun yang non subsidi.
Dikatakannya, jika ada pelanggan yang merasa terjadi pembayaran jauh meningkat dan tidak wajar maka dapat mendatangi kantor PLN yang berada di Jalan Gunung Daek Tembilahan.
"Datang ke Kantor PLN, bawa data stand kwh dan idpelnya. Nanti bisa dilihat pada histori pelanggan. Biar kita cek kan tagihannya," tandasnya.
.png)

Berita Lainnya
54 Tahun Sambu Group: Ditempa Semakin Tangguh, Diterpa Semakin Bertumbuh
Masyarakat Makin Susah, Disperindag Inhil Diminta Gelar Pasar Murah
Efek Covid-19, Pembeli Sapi Kurban di Inhil Sepi
Disperindag Rohul Minta SPBU Tidak Melayani Tukang Langsir
Kadin Riau Lepas Ekspor Perdana Pupuk Batubara Futura ke Afrika
Bisnis Kecil Bisa Nikmati Listrik Gratis, Begini Cara Mendapatkannya
Harga Beras di Riau Naik, Ini Penyebabnya
Warga Mengeluh Sulit Dapat Gas LPJ 3 Kg, DPRD Pekanbaru Sebut Disperindag dan Pertamina Harus Tanggungjawab
Sejak 1963, Pasar Subuh Tembilahan Tidak Pernah Sepi
Bupati Rohil Resmi Salurkan Cadangan Beras Pemerintah Tahun 2023
Kadin Riau Lepas Ekspor Perdana Pupuk Batubara Futura ke Afrika
Disbun Riau Targetkan 10.550 Ha PSR Kebun Sawit di 10 Kabupaten/Kota