Pilihan
Karmila Sari Sebut Sektor Pendidikan Perlu Perhatian Serius di Riau
SOLO, INDOVIZKA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi Partai Golkar, Dr Hj Karmila Sari menunjukkan dedikasi yang tinggi terhadap masyarakat, terutama bagi mereka yang berada dalam kondisi ekonomi sulit.
Dengan menduduki posisi strategis di Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, legislator ini terus berupaya memperjuangkan kepentingan rakyat kecil di daerah pemilihannya, Riau I, salah satunya yang meliputi Kabupaten Rokan Hilir.
Sebagai representasi rakyat dari daerah pemilihan Riau I, Karmila Sari memiliki perhatian yang besar terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi oleh konstituennya. Salah satu fokus utamanya adalah sektor pendidikan, yang menurutnya masih memerlukan perhatian dan peningkatan yang signifikan.
Salah satu inisiatif konkret yang sedang di perjuangkan adalah penyaluran beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dan revitalisasi infrastruktur pendidikan, termasuk usulan revitalisasi SD Negeri 014 Pasir Limau Kapas yang berkolaborasi dengan Bupati Rokan Hilir, H Bistamam pada waktu yang lalu.
Mengenai program beasiswa KIP-K, Ia mengatakan agar bantuan ini dapat meringankan beban biaya pendidikan bagi siswa-siswi berprestasi dari keluarga kurang mampu. Kepada wartawan, Karmila mengatakan bahwa pendidikan memiliki peran yang sangat vital dalam menentukan masa depan generasi penerus bangsa.
"Oleh karena itu, tidak boleh ada anak lulusan SMA atau sederajat yang terpaksa mengubur impian untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana hanya karena terkendala masalah ekonomi," ujarnya.
Lebih lanjut, Dr Karmila Sari menjelaskan bahwa program KIP-K dirancang secara khusus untuk membantu anak-anak sekolah yang berasal dari keluarga kurang mampu, rentan kurang mampu, atau termasuk dalam kelompok prioritas lainnya. "Program ini memberikan kesempatan bagi mereka yang telah lulus seleksi masuk perguruan tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang strata satu tanpa harus khawatir dengan biaya. Dengan demikian, diharapkan semakin banyak generasi muda Riau yang memiliki kesempatan untuk meraih pendidikan tinggi dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah," tuturnya.
Selain bertujuan untuk mencegah potensi putus sekolah atau kuliah akibat faktor ekonomi, program beasiswa KIP-K ini juga diharapkan dapat mendorong siswa yang sebelumnya terpaksa berhenti kuliah untuk kembali melanjutkan pendidikan mereka.
"Dengan adanya dukungan finansial, semangat belajar para siswa akan semakin meningkat, dan mereka akan termotivasi untuk meraih prestasi yang lebih baik," harap Karmila. ***
.png)

Berita Lainnya
AKMR Kembali Terima Mahasiswa Baru
Pj. Gubri SF. Hariyanto Hadiri PKKMB, Serahkan Aset Rp 84,2 Milyar ke Unri
Tetap Hadirkan Siswa ke Sekolah, Oknum Kepsek di Inhil Terkesan Abaikan SE Kadis Pendidikan
Kejati Usut Dugaan Korupsi Pengadaan UNBK di Disdik Riau
DP2KBP3A Inhil Dampingi Forum Anak Kunjungi Disdukcapil
Buka Pendaftaran Beasiswa S1 Hingga S3, Ini Persyaratan Dari Baznas Riau
DPR Sepakat Hapus Perbedaan Sekolah Swasta dan Negeri di RUU Sidiknas
Bukti Nyata Kepedulian Karmila Sari, Ketika Hati Nurani Bicara di SDN 011 Parit Aman
Ini Aturan Baru dan Jadwal PPDB Online untuk SMA/SMK Sederajat di Riau
Mulai 2020, Visa CJH Diproses di Kemenag Provinsi
Pemprov Riau Segera Serahkan SK Pengangkatan PPPK Guru 2022
Pj. Gubri SF. Hariyanto Hadiri PKKMB, Serahkan Aset Rp 84,2 Milyar ke Unri