Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Disdik Inhil Tegaskan Sekolah Tidak Lagi Menggunakan LKS
INDOVIZKA.COM - Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir menegaskan kepada pihak sekolah untuk tidak lagi menggunakan pola pembelajaran dengan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang dibeli dari luar.
Plt Kadis Pendidikan Inhil, Faturahman menyebutkan pihaknya sedang menggalakkan pemberitahuan tersebut agar semua guru tidak lagi bergantung pada LKS, dan disarankan agar menggunakan metode Lembar Kerja dari guru itu sendiri.
"Kita sudah sosialisasi ke sekolah agar tidak lagi menggunakan buku LKS sebagai bahan tugas ke siswa karena sudah ada buku yang sudah disediakan sekolah, atau guru itu sendiri yang membuat tugas yang lebih mengetahui keadaan siswanya," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (19/2/2020).
- Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Politeknik Negeri Bengkalis sukses menyelenggarakan Kegiatan Civil V
- DPRD Riau Desak Disdik Bertindak Cepat Soal Sekolah Terlambat Ikut SNBP
- PSP Unri Sambut Mahasiswa Baru Dengan Kegiatan PKKMB
- Menteri Pendidikan Ubah Batas Minimal Usia Anak Masuk SD, Simak Faktanya
- Bahas Hoaks dalam Dunia Pendidikan
Sembari itu juga Faturahman menjelaskan, jika tahapan sosialisasi ini masih bertahap, jadi masih ada guru yang menggunakan pola-pola lama menerapkan sistem LKS dan membeli di luar.
"Sejauh ini masih ada laporan tentang pembelian LKS, namun dari sini ditegaskan bahwa pihak kami sudah tidak membenarkan dan sudah dihapuskan pola tersebut," imbuhnya.
.png)

Berita Lainnya
Ini Hak dan Kewajiban Siswa dan Sekolah, Apa Saja?
100.000 Guru Honorer Segera Diangkat Jadi PPPK
Banjir Dimana-mana, Kadisdik Inhil Intruksikan Sekolah Diliburkan
Hore ! BOSDA Segera Cair, Guru Honor SMK dan SMK di Riau Akan Terima Gaji
Video Tiktoknya Viral, Dua Oknum Guru Honorer SMA di Kampar Minta Maaf
Bunda Literasi Inhil Sambut Hangat Kunjungan FTBM
Academic TV dan FSIP UNILA Taja Webinar Terkait Terorisme
Terima SK, Ratusan PPPK Guru 2022 di Pekanbaru Full Senyum
Jelang PPDB SMA, Disdik Riau Mulai Lakukan Persiapan
Guru Honorer Digaji Rp200–500 Ribu, Mafiron: Ini Bukan Kelalaian, Ini Pelanggaran HAM
Seleksi PPPK Guru, Pakai Sistem Peringkat Isi Formasi Kosong
Wakil Walikota Dumai Sugiyarto Resmi Membuka Perkemahan Perjusami Rover Scout Part III