Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Konsumsi Kopi dan Teh Saat Sahur Tidak Disarankan, Ini Sebabnya
JAKARTA - Memasuki bulan Ramadhan, sahur menjadi hal yang sangat penting sebelum menjalankan ibadah puasa. Makanan serta minuman yang dikonsumsi saat sahur harus memiliki gizi yang seimbang.
Makanan yang mengandung karbohidrat, seperti nasi, roti gandum, dan kentang disarankan dimakan saat sahur. Banyak dokter yang menyarankan memakan lebih banyak sayur dan buah saat santap sahur karena dianggap memiliki banyak manfaat yang baik bagi tubuh.
"Yang penting kebutuhan akan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral serta serat terpenuhi. Udah itu cukup," kata dr Heri Munajib dari Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU),Sabtu (25/4/2020) dikutip dari detik.
- Owner Almaz Fried Chicken Mengundurkan Diri di Saat Brand Tengah Bermasalah
- 6 Manfaat Rebusan Daun Dibawah Ini Bisa Turunkan Gula Darah
- Dinkes Pekanbaru Anggarkan Layanan Kesehatan Doctor On Call
- Dinkes Inhil Gelar Pembekalan Kesehatan kepada 303 Calon Jama'ah Haji
- Dinkes Inhil Canangkan BIAN se-Kecamatan Tembilahan Hulu
"Sayur itu harus ada karena dia adalah kaya akan kebutuhan serat. Tidak semua orang suka sayur okelah bisa kita ganti dengan buah," lanjutnya.
Selain makanan, dr Heri menyebutkan di saat sahur seseorang harus lebih banyak mengkonsumsi air putih untuk menjaga tubuh terhindar dehidrasi di saat menjalankan puasa lebih dari 12 jam.
Ia tidak menyarankan seseorang meminum kopi dan teh saat sahur. Karena di dalam keduanya terdapat kandungan kafein yang dapat menimbulkan efek diuretik.
"Karena kan di dalam teh dan kopi ada kandungan 'diuretiknya' di mana kalau kita abis minum teh atau kopi rata-rata dalam beberapa jam kedepan lebih sering kencing," lanjut dr Heri.
Efek diuretik ini yang dapat menyebabkan seseorang lebih sering kencing yang dapat menyebabkan dehidrasi saat puasa. (*)
.png)

Berita Lainnya
Rokok vs Vape, Manakah yang Lebih Aman?
Prevelensi Stunting Desa Belantaraya Menurun
Capain Vaksin Polio di Riau Baru 58%
Cegah Flu Burung, Distankan Pekanbaru Lakukan Ini
Cegah Dini Penyakit Polio di Kampar, Hambali Ingin Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat
Perlunya Buka Tutup Sekolah Cegah Anak Kena Omicron
Mitos Mitos dan Fakta Berjemur Bisa Cegah Virus Corona
Peringkat 3 di RI, Riau Tambah 726 Kasus Baru Covid-19, Pasien Sembuh 451 Orang
Pekanbaru Tertinggi, Berikut Sebaran 36 Kasus Covid-19 di Riau
Dinkes Inhil Laksanakan Pertemuan Tatalaksana Bayi lahir dari Ibu yang Positif HIV dan Syphilis bagi Dokter Fasyankes
Dua Pasien Omicron di RI Meninggal, Satu di Antaranya Transmisi Lokal
Begini Cara Virus Korona Masuk ke dalam Tubuh