Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Camat Pulau Burung Inhil Benarkan Dua Warganya Reaktif Rapid Test Corona
INDOVIZKA.COM - Ketua Tim Gugus Covid-19 Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), M. Yusup benarkan ada dua warga Desa Pulau Burung berstatus reaktif corona berdasarkan hasil Rapid Tes.
M. Yusup selaku camat Pulau Burung ini mengatakan dua warganya tersebut berjenis kelamin laki-laki dan perempuan yang memiliki riwayat perjalanan keluar dari Kabupaten Indragiri Hilir.
"Kita mengirimkan sampel sebanyak 3 orang, 2 dari 3 sampel versi Rapid Tes tersebut hasilnya Reaktif. Pasien reaktif satu yakni D (31) perempuan riwayat perjalanan dari Kampar- Pekanbaru- (via travel) Tembilahan - Pulau Burung (via bot) pada Kamis 23 Maret 2020 dan pasien reaktif dua D (27) laki-laki riwayat bepergian dari Tanjung Batu akhir Maret 2020," katanya, Sabtu (2/5/2020).
- 6 Manfaat Rebusan Daun Dibawah Ini Bisa Turunkan Gula Darah
- Dinkes Pekanbaru Anggarkan Layanan Kesehatan Doctor On Call
- Dinkes Inhil Gelar Pembekalan Kesehatan kepada 303 Calon Jama'ah Haji
- Dinkes Inhil Canangkan BIAN se-Kecamatan Tembilahan Hulu
- Menderita Jantung Bocor, Balita di Tembilahan Ini Butuh Bantuan
Menindaklanjuti hal ini, Tim Gugus Covid-19 Kecamatan Pulau Burung akan melakukan tracking serta pencarian Orang Tanpa Gejala (OTG) yang selanjutnya akan dilakukan karantina terhadap orang yang pernah diajak kontak terhadap pasien yang reaktif tersebut.
"Tindakan selanjutnya kita akan melakukan tracking dan tracing serta pencarian OTG yang selanjutnya akan dilakukan karantina," jelasnya.
Berkenaan dengan adanya warga yang reaktif corona, M. Yusup,S, Sos,MM meminta agar informasi yang diberikan kepada masyarakat tentang reaktif hasil Rapid Tes tidak menjadi diagnosis pasti covid-19 karena masih ada pemeriksaan swab yang menjadi hasil penentu tentang positif atau negatifnya seseorang terhadap corona.
"Mohon rekan-rekan di sini untuk menjadi agen pemberi informasi yang baik untuk masyarakat. Bahwa Rapid tes reaktif tidak menjadi diagnosis pasti covid-19. Perlu konfirmasi melalui pemeriksaan swab atau rapid PCR," imbuhnya.
Sementara untuk dua pasien yang reaktif ini sudah dirujuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Musa Sungai Guntung untuk dilakukan perawatan dan isolasi.
.png)

Berita Lainnya
Kadinkes Inhil Ajak Masyarakat Kenali Gejala ISPA Beserta Pencegahannya
Tiga Warga Dinyatakan Positif, Inhil Tambah Daftar Panjang Kasus Covid-19
Hingga Mei 2023 Tercatat 31 Kasus DBD di Inhil
Gejala Ringan Varian Omicron, Jangan Disepelekan
Pemerintah Target Produksi 2 Juta Alat Rapid Test Per Bulan
Dinkes Inhil Gelar Pertemuan Orientasi Penggunaan Panduan Praktis untuk Caregiver Informal
Dinkes Inhil Jelaskan Bahaya Rokok Bagi Kesehatan
Hari ini Kasus Covid-19 di Inhil Bertambah 4 Orang
Alat Tes PCR Senilai Rp7 Miliar Segera Tiba, Riau Tidak Lagi Kirim SWAB ke Labor Jakarta
Pasien Positif Covid-19 Di Riau Bertambah Jadi 16 Orang
Dinkes Inhil Laksanakan Sosialiasi Advokasi Kabupaten/ Kota Sehat
Dinkes Inhil Ajak Masyarakat Untuk Cegah Stunting Dari Remaja Hingga Ibu Hamil