Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
12 November 2025
Pulanglah, Ali…
16 Oktober 2025
Buntu, rapat sengit DPR dan MenkumHAM dilanjutkan besok
Rapat kerja antara Komisi III DPR dan Menkum HAM berlangsung sengit membahas dualisme partai Golkar. Rapat yang dimulai sejak pukul 15.00 WIB itu baru selesai pukul 22.30 WIB.
Wakil Ketua Komisi III yang sekaligus memimpin rapat, Benny K Harman memutuskan rapat akan dilanjutkan besok (7/4) pada pukul 16.00 WIB.
Sedianya rapat antara Komisi III DPR dan Menkum HAM dimaksudkan untuk membahas segala persoalan hukum yang sedang marak belakangan ini. Namun, anggota Komisi III DPR yang berasal dari Fraksi Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) terus mencecar Menkum HAM Yasonna Laoly atas sikapnya yang mengeluarkan SK penetapan Golkar kubu Agung Laksono sebagai pengurus partai beringin yang sah.
"Saya putuskan rapat dilanjutkan besok pukul 16.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB," kata Benny di ruang rapat komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/4).
Dalam rapat tersebut, sempat terjadi perdebatan sengit antara Ketua Komisi III DPR yang juga loyalis Ical Aziz Syamsuddin dan Menkum HAM Yasonna Laoly. Aziz mencecar Yasonna perihal alasannya mengeluarkan SK penetapan Golkar kubu Agung Laksono sebagai yang sah.
Yasonna menjawab bahwa ia mengeluarkan SK tersebut sesuai dengan amat putusan Mahkamah Partai yang memenangkan Golkar kubu Agung Laksono.
Hal tersebut langsung dibantah oleh Aziz Syamsuddin, yang mengatakan tidak ada satu patah kata pun dari Mahkamah Partai yang memenangkan Golkar Munas Ancol maupun Golkar Munas Bali.
Selain melanjutkan pembahasan soal Golkar, dalam rapat besok diagendakan pembahasan perihal lapas yang over kapasitas dan juga membahas dualisme yang terjadi di PPP.
.png)

Berita Lainnya
Harga Pinang di Riau Turun Pekan Ini, Cuma Rp6.140 per Kg
Minyak Goreng di Tembilahan Langka, Disperindag Angkat Bicara
Rugi Miliaran, DKP Riau 150 Ribu Ton Ikan di Waduk PLTA Koto Panjang Mati
Dorong Ekonomi Rakyat, Warga Diminta Manfaatkan Lahan Kosong
Harga LPG Non Subsidi Naik, Bagaimana Dengan Gas 3 Kg?
Pembelian Bahan Pangan di Inhil Dibatasi, Berikut Penjelasannya
BSI Dorong Transaksi BI-FAST untuk Bank Riau Kepri
Jelang Gelar Expo UMKM, HIPMI dan YMI Audiensi Bersama PJ Bupati Inhil
Pembiayaan UMKM dari Fintech Capai Rp13,6 Triliun di 2021
Baznas Diminta Bantu Tangani Masalah Kemiskinan Ekstrim di Riau
Dua Nama Calon Komut Bank Riau Kepri Diteruskan ke OJK
Mentri Keuangan Suntik Dana Rp133,3 T ke PLN