Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Dewan Reses Sebelum Ramadhan 2026
PEKANBARU, INDOVIZKA.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau menggelar kegiatan reses menjelang bulan suci ramadhan 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing anggota dewan.
Ketua DPRD Riau, Kaderismanto, mengatakan untuk jadwal pasti masih menunggu ketersediaan anggaran.
"Jika anggaran segera tersedia, reses akan dijadwalkan sebelum puasa. Paling lambat awal Februari," ujar Kaderismanto kepada wartawan, Jumat (23/1/2026).
Ia menjelaskan, penjadwalan ini mempertimbangkan kondisi konstituen. Sebab jika reses dilaksanakan bulan ramadhan, waktu dinilai kurang bagus untuk bertemu masyarakat karena sedang berpuasa dan jika malam hari melaksanakan tarawih. "Setelah lebaran pun biasanya sangat padat. Jadi, waktu terbaik adalah sebelum Ramadhan," jelasnya.
DPRD Riau melaksanakan reses tiga kali dalam setahun, masing-masing satu kali setiap masa sidang (empat bulan). Untuk masa sidang II (Januari-April 2026), target pelaksanaan reses adalah sebelum pertengahan Maret 2026, mengingat Ramadhan diperkirakan jatuh pada periode tersebut. (Fd)
.png)

Berita Lainnya
Komisi III DPRD Riau Prihatin Minimnya Porsi Daerah dari Bagi Hasil PHR
Pengamat Kebijakan Publik Sebut asyarakat Harus Tuntut DPRD Riau Atas Pembohongan Publik
Mendagri Perintahkan Gubri Tunjuk Plh Sekwan
Hujan Interupsi Warnai Paripurna Rotasi AKD DPRD Riau
Komisi III Desak Pusat Bayarkan Tunda Salur DBH Riau untuk Tangani Covid-19
Wakil Ketua DPRD Bengkalis Berikan Ucapan Selamat kepada Pengurus DPC HIPMI yang Dilantik
Warga Tenayan Raya Curhat Soal Posyandu Saat Reses Anggota DPRD Riau Sumardany
Dewan Riau Dukung RS Unri Jadi Rumah Sakit Khusus Otak
Komisi II DPRD Desak Diskes Kampar Berikan Pelayanan Terbaik Antisipasi Covid-19
Komisi III Segera Panggil DLHK Pekanbaru Terkait Pemberhentian THL
Pelantikan PAW Anggota DPRD Kuansing Di Tengah Proses Hukum Berjalan
DPRD Rohul Sorot Rendahnya PAD dan Minimnya Kontribusi BUMD