Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Karena Wabah Covid-19, Rp1,3 Triliun Anggaran PUPR Riau Mandeg
PEKANBARU - Semenjak musibah virus corona atau Covid-19 melanda Riau berbagai kegiatan di SKPD lingkungan Pemprov Riau tidak berjalan sesuai perencanaan. Terutama terkait kegiatan percepatan pembangunan daerah sesuai program Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar sebelumnya.
Tidak jalan kegiatan tersebut, selain fokus pada penanganan kasus virus corona atau Covid-19 juga menimbang ancaman penularan selama pelaksanaan kegiatan.
Tambah lagi sebelumnya Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar juga menyampaikan belum memikirkan kegiatan lain sebelum musibah virus corona atau Civid-19 betul-berul berakhir di Riau. Sehingga anggaran yang ada di seluruh SKPD lingkungan akan dibahas ulang sesuai perencanaan kedepannya.
Adapun SKPD yang tidak bisa bergerak itu diantaranya, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Permukiman (PUPR dan Perkim) Riau yang merupakan SKPD utama untuk pembangunan di Riau.
Dimana sesuai anggaran perencanaan sebelumnya PUPR Riau memiliki anggaran dari APBD Riau 2020 sekitar Rp1,3 triliun yang akan dipergunakan untuk percepatan pembangunan.
Karena dilanda musibah virus corona dan semenjak ditetapkannya status Riau menjadi darurat Covid-19 kegiatan pun harus ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan. Meskipum kegiatannya termasuk kebutuhan untuk masyarakat.
Menurut Plt Kepala Dinas PUPR dan Perkim Riau Taufiq OH, beberapa waktu lalu ada beberapa kegiatan PUPR yang termasuk kebutuhan utama, seperti pembangunan infrastruktur jalan yang juga sebagai penunjang peningkatan perekonomian masyarakat. Dimana untuk infrastruktur jalan ini, sebelumnya telah dianggarakan sebesar Rp800 Miliar di bidang Bina Marga.
"Karena musibah virus corona ini maka kegiatan tresebut di tunda, dan ini juga sesuai arahan bapak gubernur Riau untuk fokus pada penanganan dan penuntasan kasus virus corona di Riau," katanya.
Bahkan katanya, untuk bernagai kegiatan di Dinas PUPR dan Perkim Riau ini sebelumnya juga sudah masuk dalam proses pelaksanaan, seperti survey lapangan untuk dilakukan pelelangan yang sebagiannya juga sudah dilelang.
"Namun karena ada kendala atau musinah mau tidak mau harus mementingkan penganan musibah dulu. Apa lagi musibah ini bukan musibah biasa yang juga berhubungan dengan hidup masyarakat," tuturnya di mediacenterriau.
Disisi lain, Gubernur Riau, Syamsuar sebelumnya telah menyampaikan jika selama kasus virus corona atau Covid-19 masih melanda Riau, ia belum akan memikirkan kegiatan lain. Karena kasus virus corona ini jauh lebih penting yang menyangkut kesehatan bahakan hidup masyarakat.
"Jadi untuk saat ini, saya tidak memikirkan kegiatan lain sebelum kasus virus corona ini berakhir dan tuntas di Riau," tegas mantan Bupati Siak ini.(*)
.png)

Berita Lainnya
Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang Sudah Bisa Dilewati saat Lebaran 2022
Komisi IV Belum Dapat Rincian Anggaran Pelelangan Pengangkutan Sampah
Pemda Kampar Peduli Korban Kebakaran di Ahmad Yani, Wabup Turun dan Serahkan Bantuan
Kadis PUPR Inhil : Tunda Bayar Proyek 2019 Lebih Besar dari Tahun Lalu
Satpol PP Pekanbaru Bakal Bubarkan Kerumuman Perayaan Malam Tahun Baru
Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Pekanbaru Mulai Disalurkan
Dibangun 2 Bulan, Danrem 031/WB Resmikan Mushola Al-Ikhlas Tenayan Raya
Mulai Hari Ini, Bandara SSK II Pekanbaru Kurangi Jam Operasional
Gelar Sosialiasi Keimigrasian, Kantor Imigrasi Tembilahan Perkenalkan 2 Inovasi Peraturan Terbaru Ditjen Imigrasi
Curi Sepeda Motor di Halaman Masjid, Polsek LBJ Ringkus Dua Tersangka
Kapolres Inhil Distribusikan Bantuan Sembako untuk Keluarga PDP yang Meninggal di RSUD
Selesai Dipugar, RAPP Serahkan Istana Peraduan Tengku Syarifah Latifah ke Pemkab Siak