Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Masih Berlangsung, Ratusan Karyawan PT ISK Sungai Gantang Demo Tuntut THR
INDOVIZKA COM- Sedang berlangsung, ratusan karyawan PT ISK Sungai Gantang Kecamatan Kempas Kabupaten Inhil melakukan aksi demo di depan perusahaan hari ini, Selasa (19/5/2020).
Aksi yang dimulai sejak pukul 09.00 Wib ini dilakukan pekerja perusahaan PT ISK tersebut karena THR yang menjadi hak para pekerja belum juga dibayarkan pihak perusahaan.
"Ia benar, pekerja PT ISK sedang demo. Mereka menuntut THR pekerja segera dibayarkan sebelum lebaran," kata Hery, Bhabinkamtibmas Sungai Gantang Kempas membenarkan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, ratusan pekerja perusahaan kelapa tersebut mogok kerja dan terlihat memblokir pagar masuk perusahaan tersebut.
"Semua karyawan minta perusahaan segera membayarkan THR kami yang sampai hari ini belum ada kejelasan dari perusahaan," ungkap Supriyadi, salah satu pekerja yang ikut aksi kepada Indovizka.com.
Pihak pekerja juga menuntut harus ada musyawarah dengan pihak perusahaan terkait kepastian pembayaran THR pekerja.
Aksi para pendemo diterima langsung oleh Asisten Jenderal Manager PT ISK Setiawan Heru dan Manajer HRD Lily. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada kesepakatan antara kedua belah pihak.
.png)

Berita Lainnya
Pemkab Inhil Entry Briefing Bersama Tim BPK
Pimpin Upacara Hari Jadi Dumai ke-24, Wali Kota : Kini Jauh Lebih Baik
Optimalkan Penyebaran Informasi Daerah, Diskominfo Pers Inhil MoU dengan RRI Pekanbaru
Masyarakat Riau Diajak Gotong Royong Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19
Petugas Mengaku Kesulitan Padamkan Kebakaran Hutan di Rohil
BPJS Tembilahan Kurang Sosialisasi, Muammar Beri Tanggapan Menohok
Afrizal Sintong - H Sulaiman Resmi Jadi Pemenang Pilkada Rohil
Gubernur Riau Kunjungi Stand Kabupaten Pelalawan di MTQ ke-43 Tingkat Provinsi Riau
ART TREES Berminat Kerjasama Perhitungan Kredit Karbon di Riau
Ditahan Polda Riau, Vila Mewah Milik Direktur PT Danora Kakao Internasional Disita
Duh, Ekonomi Rokan Hulu Hanya Tumbuh 1,51 Persen
Kejati Turunkan Tim ke Inhu Kumpulkan Bukti Korupsi Dana Kasbon Rp114 Miliar