Pilihan
Arungi Sungai Kampar, Kapolres Pelalawan Sambangi Warga Kuala Terusan Seberang
PELALAWAN, INDOVIZKA.com – Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari, S.Sos., S.I.K., M.H., menunjukkan komitmennya menghadirkan pelayanan kepolisian hingga ke wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 10.30 WIB, Kapolres bersama jajaran mengarungi Sungai Kampar menggunakan kapal motor dari tepian Desa Kuala Terusan menuju Dusun Kuala Terusan Seberang, RT 003/RW 002, Desa Kuala Terusan, Kecamatan Pangkalan Kerinci.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Jalur dan Pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos). Kehadiran jajaran Polres Pelalawan tidak hanya untuk menyambangi masyarakat, tetapi juga memastikan warga di kawasan seberang sungai mendapatkan akses pendidikan dan pelayanan sosial.
Dalam kegiatan itu, Kapolres didampingi Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Shilton, Kabag Log Kompol Sahardi, Kasat Binmas AKP Edy Haryanto, Kasat Polairud AKP Mardani Tohenes, Kasi Humas AKP Thomas Bernandes, Kasiwas Iptu Muhamardi, Kanit Provost Ipda Rudi Butar-butar, Kanit IV Satreskrim Ipda Rizky Muhammad Alfiansyah dan Kanit Samapta AKP Legito.
Turut hadir Kepala Desa Kuala Terusan Hendri, Wakil Kepala Baznas Pelalawan Abi Hurairoh, S.Hi., Bhabinkamtibmas Aiptu Ricky Hutajulu, Babinsa Sertu Nurpaslim serta sekitar 30 personel gabungan Polres dan Polsek.
Setibanya di Dusun Kuala Terusan Seberang, rombongan menyambangi Pustaka Terapung Program Jalur. Program tersebut menjadi salah satu sarana untuk mendekatkan akses buku dan bahan bacaan kepada anak-anak yang tinggal di kawasan daerah aliran Sungai Kampar.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pendataan dan pendampingan masyarakat dalam program Perlindungan Sosial (Perlinsos).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres turut berperan sebagai Agen Perlindungan Sosial untuk mendukung digitalisasi bantuan sosial dan pemutakhiran data nasional.
Sebanyak tujuh warga lanjut usia yang mengalami kendala dalam mengakses layanan digital mendapatkan pendampingan langsung. Mereka yakni Ibu Noni, Ibu Rosnaini, Ibu Susilawati, Ibu Zaerrah, Ibu Sugini, Bapak Moncu dan Bapak Jibun.
Dengan pendampingan Bhabinkamtibmas Aiptu Ricky Hutajulu, ketujuh warga tersebut dibantu melakukan registrasi pada sistem Perlinsos Digital.
Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari menegaskan bahwa kehadiran Polri harus dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang tinggal di wilayah pelosok dan sulit dijangkau.
“Polri harus hadir sampai pelosok. Lewat jalur sungai kami ingin memastikan tidak ada warga tertinggal akses pendidikan dan bantuan sosial. Ini wujud Melindungi Tuah Menjaga Marwah,” ujar Ahmad Nur Ari.
Sementara itu, Wakil Kepala Baznas Pelalawan Abi Hurairoh mengapresiasi langkah Polres Pelalawan yang turun langsung menjangkau masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat membantu proses pemutakhiran data masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial.
“Kolaborasi ini sangat membantu pemutakhiran data warga yang berhak menerima bantuan. Pendekatan humanis lewat sungai ini luar biasa,” katanya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan keterbatasan akses geografis tidak menjadi penghalang bagi warga untuk mendapatkan pelayanan dan perhatian dari pemerintah maupun aparat negara.
.png)

Berita Lainnya
Bupati Inhil Minta OPD Gesa Kegiatan APBD 2023
Sidak ke RSUD Selasih, Bupati Zukri sebut tidak boleh ada perbedaan perlakuan dalam pelayanan kesehatan
Abdul Wahid: Minimal 60 Persen Tenaga Kerja di Industri Migas Berasal dari Putra Putri Riau hingga Perkebunan
Ingin ke Jakarta, Pejabat Pemprov Riau Wajib Izin Gubernur Riau
Riau Terima 9.488 Kartu Pra Kerja dari Pusat
Belum Beroperasi, Rumah Sakit Apung Jadi Tontonan Warga Pekanbaru
Karmila Sari: Pengaturan Hak Milik Tanah Koperasi Harus Ada
Hari Ini 68 Pelanggar Protokol Kesehatan di Pekanbaru Ditindak
Munawar Tuding Pemko Pekanbaru tak Transparan Soal Kas Daerah
Pemkab Inhil Evaluasi Capaian MCP dan SPI 2024 Bersama KPK
Pj Bupati Kampar Sambangi Stand Job Fair di Kampar Expo Tahun 2024
Gara-gara Dokumen Lelang tak Beres, Pengangkutan Sampah di Pekanbaru Belum Bisa Normal