Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Sempat Heboh Pemotongan Dana BLT, Ini Penjelasan Kadis DPMD Inhil
INDOVIZKA.COM- Penyaluran Bantuan Lansung Tunai Dana Desa (BLT-DD) saat ini selalu menjadi perbincangan di tengah masyarakat desa, baik itu dari segi jumlah penerima manfaat, besaran nilai manfaat, dan proses penyalurannya.
Seperti yang heboh baru-baru ini, bahwa salah satu Desa di Inhil memotong Dana BLT-DD sebesar 50.000 rupiah per penerima manfaat.
Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Budi N Pamungkas menyebut bahwa kejadian tersebut tidak benar.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
"Tidak benar, Mungkin masyarakat salah persepsi saja dalam menyikapi penyaluran BLT-DD tersebut," sebutnya, seperti dilansir dari Riaulink.com, Sabtu (06/06/2020).
Lanjutnya, Budi N Pamungkas menjelaskan bahwa saat ini Penyaluran BLT- DD di beberapa Desa sudah non tunai. Kebijakan tersebut merujuk pada keputusan Bupati Indragiri Hilir Nomor: Kpts.402/V/ HK 2020 Tentang Penetapan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) secara Non Tunai di Kabupaten indragiri Hilir.
"Jadi, saat ini sudah ada beberapa Desa di Inhil yang penyaluran BLT-DD dengan Non Tunai, termasuk di desa yang heboh saat ini," jelasnya.
Lebih lanjut, Budi N Pamungkas menjelaskan bahwa pemotongan dana BLT-DD tersebut bukan dilakukan oleh Pemdes Setempat, akan tetapi dana yang terpoton tersebut merupakan saldo awal yang harus tertinggal di buku rekening pemilik.
"Jadi, yang diterima penerima manfaat memang Rp. 600 ribu tapi yang bisa diambil cuman Rp. 550 ribu karea Rp. 50 ribunya jadi saldo di Buku rekening (sudah menjadi ketentuan dibeberapa Bank bahwa setiap pembukaan Buku rekening harus ada saldo awalnya). Maka untuk pengambilan Dana BLT tahap selanjutnya akan Utuh sesuai besaran nilai manfaat karena sudah ada Saldo Awalnya," jelas Plt Kadis PMD Inhil. Jb
.png)

Berita Lainnya
Tangani Virus Corona, Pemprov Riau Susun Pergub Perubahan APBD 2020
Menakjubkan, Puncak HPN Riau di Inhil Disuguhi Penampilan Bernuansa Kelapa
183 Anggota Polres Inhil Divaksin Tahap Dua
Berikut Daftar Nilai Tertinggi di Hari Pertama Tes SKD CPNS Inhil
Tekan Angka KTP, DP2KBP3A Inhil Gelar Kegiatan Pergerakan dan Pemberdayaan Masyarakat
Sore Ini, Kapolres Kampar Bakal Pimpin Sertijab Kasat dan Kapolsek
POBSI Surati Bupati Pelalawan Minta Satpol PP Tertibkan Tempat Billiard Ilegal
Dua Pria Tergeletak Bersimbah Darah di Pasar Kaget Gading Marpoyan, Satu Tewas
Selain Dugaan Bisnis Esek-esek, 38 Panti Pijat di Jondul tidak Punya Izin
PWI Riau Salurkan 440 Paket Sembako
ASN Perempuan yang Viral Berduaan di Kamar Hotel Bareng Wabup Rohil Dinon-aktifkan
Diskes Catat 7.869 Pengidap HIV/AIDS di Riau, Pekanbaru Terbanyak!