Pilihan
Pasca Longsor, Bupati Inhil Soroti Perekonomian Warga Seberang Tembilahan
INDOVIZKA.COM- Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menyoroti keberlangsungan ekonomi masyarakat Kelurahan Seberang Tembilahan, Kecamatan Tembilahan dan akses transportasi pasca musibah tanah longsor yang melanda.
Bupati mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Inhil bersama dengan pihak Kelurahan Seberang Tembilahan dan Kecamatan Tembilahan telah membahas mengenai nasib para penambang pompong dan pengemudi ojek usai amblasnya dermaga penyeberangan akibat bencana tanah longsor.
"Kita membahas adalah bagaimana caranya memanggulangi masalah transportasi yang terputus akibat tanah longsor. Bagaimana para penambang (pompong, red) dan ojek dapat terus beroperasi," tutur Bupati dalam kunjungannya untuk menyerahkan bantuan kepada korban bencana tanah longsor, Sabtu (11/7/2020) pagi.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Sementara waktu, dikatakan Bupati, solusi terbaik bagi masyarakat, terutama penambang dan pengumudi ojek untuk mengatasi terhambatnya perputaran roda perekonomian, pemerintah membangun dermaga penyeberangan darurat.
"Kita akan rumuskan kembali ke depan dan kita sesuaikan dengan program-program pemerintah. Yang jelas, saat ini kita berupaya mengatasi agar ekonomi masyarakat tidak terhambat dan tingkat pendapatan penambang dan pengemudi ojek dapat tetap stabil," jelas Bupati dalam kunjungannya yang didampingi Wakil Bupati Kabupaten Inhil, H Syamsuddin Uti, Kapolres Inhil, AKBP Indra Duaman Siahaan dan sejumlah unsur Forkopimda Kabupaten Inhil lainnya.
Disamping itu, Bupati juga mengharapkan kepada masyarakat korban bencana agar tidak larut dalam kesedihan dan dapat tinggal di rumah-rumah keluarga dan warga lainnya sementara waktu.
Tercatat, 17 Kepala Keluarga dengan 64 jiwa korban bencana tanah longsor yang terjadi pada Jumat, 10 Juli 2020 sekitar pukul 15.30 WIB. Sedikitnya, 10 rumah warga dan sebuah dermaga penyeberangan mengalami rusak parah. Belum diketahui total kerugian materiil yang diderita akibat peristiwa tanah longsor ini.
.png)

Berita Lainnya
Bupati Inhil Ikuti Peringatan HUT Bhayangkara ke-75 Secara Virtual Bersama Jokowi
Bupati Inhil Lepas Peserta Jalan Santai Dalam Rangka HAORNAS ke-40
DPRD Inhil Menggelar Rapat Paripurna ke-12
Bupati Inhil Buka Pelatihan Guru Tahfidz 2021
Bupati Inhil Resmikan Sekretariat dan Rapat Kerja PC Pemuda Pancasila
DP2KBP3A Inhil Bersama BKKBN Riau Laksanakan Internalisasi pengasuhan 1000 HPK
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Ikuti Rakor Persiapan Kedatangan Kepala Daerah Secara Virtual
Bupati Inhil Resmikan Kampung Tangguh Nusantara
Ketua DPRD inhil Iwan Taruna Membuka Rapat paripurna Dalam Milad inhil Ke -61
Ketua DPRD Inhil Terima Penghargaan Dari KPU
Bupati Inhil Dampingi Gubri Lakukan Peletakan Batu Pertama Relokasi RLH di Tanah Merah
Dinas Koperasi dan UMKM Inhil Harapkan Koperasi di Daerah Lebih Baik