Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
HM Wardan Dilantik sebagai Ketua HKTI Riau
JAKARTA, (INDOVIZKA) - Bupati Indragiri Hilir secara resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI ) Provinsi Riau oleh Ketua Umum HKTI Dr.Moeldoko, S.I.P bersma DPD HKTI Provinsi Babel dan DPD HKTI Kalimantan Utara di Discovery hotel, Ancol, Jumat (04/2/22).
Usai melantik ketiga DPD HKTI Moeldoko mengatakan HKTI harus terus berkembang dengan baik untuk memajukan pertanian di Indonesia.
“Organisasi ini sebagai wadah yang harus dan terus hidup serta memberikan manfaat bagi perkembangan pertanian di Indonesia, mulai dari Sumber Daya Manusia (SDM) maupun moderenisasi alat pertaniannya guna mendukung kemajuan dan kesejahteraaan petani serta masyarakat Indonesia,” katanya.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Lanjut moldoko HKTI tidak memiliki anggaran dan tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Karena itu HKTI di daerah harus mampu mengkosolidasikan organisasi untk membangun petani yang tanggung dan sejahtera.
"HKTI harus kritis, jika kebijakan pemerintah tidak memihak terhadap petani HKTI harus teriak. Karena itu harus mampu mengkosolidasikan organisasi sampai tingkat, sampai kelompok tani dan petani," kata Ketua Umum HKTI, Jend TNI (purn) DR Moeldoko SIP.
Dalam pengarahannya, Moeldoko menugaskan DPD HKTI yabg baru dilantik agar benar serius membantu petani di daerah. Moeldoko mengkritisi realisasi bantuan KUR untuk petani yang realisasinya secara nasional yang masih sangat rendah. Karena itu Mooeldoko minta HKTI untuk segera mengkosolidasikan masalah ini.
"Bangun kerjama, komunikasi dan kekuatan dengan seluruh komponen agar benar-benar mampu membantu petani," kata Moeldoko.
Moeldoko juga mengingatkan HKTI untuk segera bersinergi dengan pemerintah.
"Petani tidak butuh atribut, petani tidak butuh bendera, tapi petani memerlukan kemudan, seperti pupuk, bibit, pengairan, bahkan ketika sampai saat masa panen. Ini perlu kehadiran HKTI, mereka perlu jalan keluar agar mereka bisa mampu mendapatkan hasil yang maksimal," ujar Moeldoko.
Untuk Ketua DPD HKTI yang baru saja dilantik, Moeldoko berpesan agar terus mengembangkan pertanian di setiap daerahnya agar pertanian di Indonesia tidak kalah bersaing dengan negara lain.
"Kami berharap dengan pemimpin baru bisa membawa kebaikan dan perubahan bagi HKTI dan keberkahan bagi para petani di wilayah masing2," ungkapnya.
Sementara Bupati Inhil selaku ketua DPD HKTI Provinsi Riau usai dilantik menyampaikan sambutan bahwa DPD Riau memiliki visi dan misi dalam mewujudkan kemandirian pertanian ramah lingkungan berkelanjutan di Riau.
“Hal ini untuk menopang ketahanan pangan dan kedaulatan pangan nasional,” ujar HM. Wardan
HM. Wardan juga mengungkapkan bahwa dalam mengembangkan pertanian di Riau akan berkolaborasi dengan semua pihak
“Kalau bersama mengelola pertanian tentu akan menyukseskan visi dan misi HKTI,” terangnya.
.png)

Berita Lainnya
Puncak HUT ke-236 Pekanbaru Berlangsung Sederhana
Wabup Inhil Hadiri Penanaman Jagung Serentak Dukung Swasembada Pangan 2025
Bupati Inhil Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Tanah Longsor di Kuala Enok
Bupati Inhil Lepas Satgas Hilirisasi Kelapa Bersama Investor Asal Thailand
Bupati Indragiri Hilir Gelar Silaturahmi dan Buka Bersama Forkopimda di Kediaman
Asisten III Setda Inhil Hadiri Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan di Lapas Tembilahan
Cegah Gangguan Tibum, Tim URC Satpol PP Inhil Giat Patroli
Bupati Inhil Dampingi Gubri Lakukan Peletakan Batu Pertama Relokasi RLH di Tanah Merah
Digelar Sesuai Protokol Kesehatan, Bupati Wardan Apresiasi Rapat Paripurna Milad Inhil ke-55
Madu Asli Hutan Sialang Gaung Jadi Komoditi Unggulan
Sah, APBD Perubahan Riau 2021 Rp9,6 Triliun
Inhil Belum Usulkan Pemberlakuan PSBB