Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Pasien Tanpa Gejala di Riau Bakal Diisolasi di Satu Tempat
PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar telah melakukan rapat evaluasi terkait perkembangan kasus positif covid-19 di wilayah setempat yang kian hari terus mengalami peningkatan.
Dalam rapat evaluasi yang digelar di Gedung Daerah, Jalan Diponegoro, Pekanbaru baru itu, ada sejumlah hal yang menjadi pembahasan. Salah satunya yakni tentang isolasi mandiri bagi pasien positif covid-19.
"Kami ingin melakukan evaluasi terhadap kondisi yang sekarang dan langkah-langkah kedepan, terutama berhadapan dengan pasien isolasi mandiri yang cukup tinggi," kata Syamsuar.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Merujuk dengan peningkatan kasus yang terjadi di Kota Pekanbaru, orang nomor satu di Riau tersebut menginginkan agar pasien konfirmasi positif covid-19 dengan gejala ringan maupun tanpa gejala, dilakukan lisolasi terpusat di tempat - tempat yang telah disediakan oleh pemerintah.
"Karena jumlah pasien isolasi mandiri di Kota Pekanbaru sangat tinggi. Kalau menurut keterangan berdasarkan Menkes,14 hari mereka sudah di kategorikan sehat. Namun demikian, karena mereka banyak berada di tempat isolasi mandiri yang juga sulit termonitor, kami tadi mengarahkan mereka untuk ditempatkan di satu tempat agar memudahkan perawatan dan pengawasan," kata Gubri.
Untuk diketahui, saat ini ada sejumlah lokasi yang telah disiapka oleh Pemerintah Provinsi Riau untuk dijadikan sebagai tempat isolasi mandiri bagi pasien positif covid-19 tanpa gejala maupun gejala ringan.
Di Kota Pekanbaru saja, ada tiga lokasi yang sementara ini sudah disiapkan dan bisa langsung ditempati, yakni Rusunawa Rejosari, Balai Diklat BPSDM Provinsi Riau, dan Bapelkes Provinsi Riau.
Selain itu, masih ada sejumlah tempat lain yang nantinya juga dapat digunakan sebagai tempat isolasi mandiri, yakni Balai Latihan Koperasi Provinsi Riau, Gedung Embarkasi Asrama Haji Provinsi Riau.(mc)
.png)

Berita Lainnya
Riau Tambah 6 Kasus Positif Covid-19, Dua dari Inhil, Salah Satunya Bayi 9 Bulan
Alat Tes PCR Senilai Rp7 Miliar Segera Tiba, Riau Tidak Lagi Kirim SWAB ke Labor Jakarta
Dari Uji SWAB, 3 Santri Inhil dari Jatim Positif Corona
Mulai Sekarang Jangan Biarkan Anak Anda Duduk Bersila Membentuk Huruf 'W'. Dampaknya Sangat Buruk Bagi Anak
Kadinkes Inhil Hadiri Peresmian Gedung Baru UPT Puskesmas Pelangiran
Tes Psikologi: Hewan Apa yang Pertama Kali Kamu Lihat?
Ini 5 Sayuran yang Mampu Tingkatkan Sistem Imun Tubuh
Daerah di Riau Diminta Kirim 100 Test Swab Perhari ke Labor RSUD Arifin Achmad
Tiga Penumpang Kapal dari Batam Tujuan Tembilahan Dinyatakan Reaktif Covid-19
Dinkes Inhil Sampaikan Pentingnya Protein Hewani Dalam Menu MP-ASI
Tahun 2024, Kasus Stunting di Kelurahan Tagaraja Menurun
7 Manfaat Cabai Rawit bagi Kesehatan, Dapat Mencegah Berbagai Penyakit