Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Terpapar Covid-19, Satu Warga Binaan Rutan Dumai Meninggal Dunia
DUMAI - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai menemukan adanya klaster penyebaran Covid-19 di Dumai yaitu berasal dari Rutan Dumai.
Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai dr Syaiful, Rabu (30/9/2020).
"Hingga Rabu (30/9/2020) sebanyak 29 warga binaan di Dumai terpapar Covid-19, satu warga binaan meninggal dunia akibat Covid-19," kata dr. Syaipul.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Dijelaskan Syaipul, warga binaan yang meninggal dunia tidak memiliki riwayat penyakit penyerta.
"Jadi ini pertama kali pasien positif Covid-19 meninggal murni karena virus corona, pasien tersebut berjenis kelamin perempuan dengan umur dibawah 40 tahun," terangnya.
Kami terus melakukan swab Test terhadap warga binaan hasilnya sore baru dapat kita sampaikan.
Lebih lanjut Syaipul menjelaskan, munculnya klaster baru tersebut memang menjadi perhatian khusus pihaknya.
Warga binaan yang terpapar virus corona itu berasal dari blok E dan F. "Jadi mereka yang terpapar saat ini masih di rutan, karena tidak memiliki gejala, mereka di tempatkan di blok tersendiri," terangnya.
Saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Rutan Dumai untuk melakukan langkah antisipasi dan terus melakukan tracing kontak.
"Jadi kami akan lakukan tracing kontak terhadap semua warga binaan yang ada, mereka yang terpapar akan di tempatkan di ruang sendiri dan dipisahkan dengan warga binaan yang tidak terpapar," sebutnya.
Selain itu, ia mengatakan hingga Rabu (30/9/2020) total kasus positif di Kota Dumai menjadi 798 kasus dengan rincian 454 orang isolasi mandiri, 41 di rawat di RS , 286 sembuh dan 17 kasus meninggal dunia.
Kami tidak pernah bosan menyampaikan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan Covid-19 seperti menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak dan menghindari kerumunan.
"Kasus di Kota Dumai semakin meningkat, status masih zona merah, untuk itu kami mengajak masyarakat bersama-sama untuk melawan Covid-19 dengan mentaati protokol kesehatan," pungkasnya.
Terkait ada warga binaan yang terpapar Covid-19 dan ada satu warga binaan yang meninggal akibat Covid-19, kepala Rutan Kelas II B Dumai, Pance Daniel Panjaitan belum dapat dikonfirmasi.
.png)

Berita Lainnya
Lantik 62 Kades Secara Serentak, Ini Pesan Bupati Inhu
Sampah Menumpuk, Operator Berdalih Sulit Dapatkan Solar
Bupati Kasmarni Bangga, 21 Tokoh Pramuka Bengkalis Raih Lencana Pancawarsa
Ada Kerusakan, Peresmian Tol Pekanbaru-Dumai Bakal Molor
Besok, 35.000 Liter Disinfectant Disemprotkan di Tembilahan
Tak Ada Venue Sepatu Roda, Perserosi Pekanbaru Mengadu ke Dewan
Bupati Zukri:Pawai Budaya Merupakan Wujud Keberagaman dan Kekayaan Budaya yang Dimiliki Kabupaten Pelalawan
Panen Ayam Kampung, Kalapas Tembilahan Instruksikan Jajaran Untuk Penuhi Target PNBP
Antisipasi Covid-19, Satgas TMMD ke 111 Laksanakan Swab Antigen
Jelang Lebaran Idul Fitri, Pemdes Sungai Intan Gelar Halal Bilal
Susilo Pindah Tugas, Kajari Inhil Dipimpin Rini Triningsih
Dishub Riau Uji Kelayakan Angkutan Mudik Lebaran 2023