Pilihan
Tak Kunjung Ditemui Gubri, Demo Buruh PT Padasa Enam Utama Ricuh
PEKANBARU - Aksi unjuk rasa Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FSBSI) Kampar di kantor gubernur Riau ricuh, Rabu (22/10/2020). Pasalnya, Gubernur Riau Syamsuar tak kunjung datang menemui para buruh. Massa pun mendobrak pintu masuk kantor gubernur Riau.
Aksi saling dorong mendorong di depan Kantor Gubernur Riau pun terjadi lantaran massa aksi ingin masuk ke dalam menjumpai Gubernur Riau. Akibatnya, pintu pagar masuk Kantor Gubernur Riau menjadi rusak.
"Saudara-saudara telah melanggar hukum karena telah melakukan pengrusakan, segera membubarkan diri," ucap Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Massa aksi dipaksa mundur oleh petugas kepolisian dengan menggunakan water canon. "Mundur kalian mundur, kalian sudah melanggar undang-undang," lanjut Kapolresta.
Massa FSBSI Kampar datang ke Kantor Gubernur Riau. Mereka menuntut hak-haknya yang tidak dipenuhi oleh PT Padasa Enam Utama.
Massa meminta Gubernur Riau Syamsuar agar menegakkan Undang Undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan pasal 141 untuk menurunkan direksi PT. Padasa Enam Utama yang tidak memenuhi hak mereka sebagai buruh.
.png)

Berita Lainnya
Turnamen FJL Zona Riau Tahun 2025 Kampar Jadi Tuan Rumah, Ini Penjelasan Yulnedi Tanjung
Gubri Syamsuar Tambah Bonus Untuk Jalur Juara
Alander Lee Pulliam Jr Owner of A&A Sports Group Declares Independent Run for U.S. Senate in California Challenging the Corrupt Two-Party System
PLTA Koto Panjang Tutup Pintu Air, Inflow dan Outflow Terpantau Stabil
Silaturahmi ke PWI DKI Jakarta, Sayid: Caketum Zulmansyah Punya Nilai Lebih
Anggota Komite I DPD RI Ungkap Celah KKN di Pilkades Serentak
Jaksa Teliti Berkas Perkara Polisi 'Coboy', Penembak PSK di Pekanbaru
Abdul Wahid Dukung Pembangunan Pabrik Limbah Terpadu di Riau
Jelang Pelantikan, Gubri Terpilih Abdul Wahid Silauturahmi dengan Kementrian di Jakarta
Anggota DPRD Pekanbaru Sebut RSD Madani Kurang Layak
Diduga Terkait Politik Muktamar, Tiga PCNU di Riau Tak Kunjung di SK-kan
Bawaslu Diminta Diskualifikasi Paslon Curang, Warga Rohul Diajak Terima Putusan MK