Sejumlah Ormas dan Paguyuban di Inhil Tolak Perpecahan NKRI


TEMBILAHAN - Sejumlah element Organsiasi Masyarakat (Ormas) dan paguyuban di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan aksi damai menolak perpecahan NKRI, Kamis (26/11/2020). 

Aksi tersebut diikuti perwakilan dari organisasi Anak Muda Milenial Indonesia (AMMI) GP Ansor Inhil, Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKL) Inhil, DPP Pallapi Arona Ogi'e (PAO), Persatuan Batak Bersatu (PBB) Inhil, Persatuan Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Inhil, dan Himpunan Keluarga Besar Sriwijaya (HKBS). 

Selain itu juga ikut serta perwakilan Ikatan Jawa Riau (IKJR) Inhil, Paguyuban Misuri, Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Inhil, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tembilahan, Forum Pembaharuan Kebangsaan (FPK), Ikatan Keluarga Batak Riau (IKBR) Inhil. 

Dalam Aksi damai yang dilaksanakan di Bundaran Jalan M Boya Tembilahan tersebut masa aksi menyampaikan beberapa selapan point penting diantaranya; 

Pertama, menjaga nilai-nilai persatuan dan menolak perpecahan, berbeda-beda namun tetap satu jua, keanekaragaman menjadikan Indonesia kuat, bersatu dan bangkit. 

Kedua, mewujudkan persatuan dan kesatuan tanpa memandang suku, agama, dan antar golongan. 

Ketiga, NKRI ddalah harga mati, menjaga dan merawat persatuan umat dan bangsa dengan menaati dan mematuhi protokol kesehatan. 

Keempat, stop eegala macam upaya perpecahan rakyat dan stop hoax yang bertebaran untuk persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. 

Kelima, menjaga persatuan dan kesatuan NKRI, hidup berdampingan rukun dan penuh kasih sayang waspada hoax yang menjadi sarana pemicu perpecahan bangsa. 

Keenam, menolak hal-hal yang besrsifat provokatif yang bisa memecah belah umat. 

Ketujuh, melawan upaya-upaya provokatif demi persatuan dan kesatuan, negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Kedepalan, mendukung TNI dan POLRI menjaga NKRI memelihara persatuan dan kesatuan bangsa.






[Ikuti Indovizka.com Melalui Sosial Media]


Tulis Komentar