Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
PKB Solid Dukung KDI, Sugianto: Bohong, Akar Rumput PKB ke KBS
BENGKALIS- Dukungan terhadap pasangan calon bupati dan wakil bupati Bengkalis nomor urut 1 Kaderismanto-Iyeth Bustami terus bertambah dan diyakini bisa memenangkan pemilihan 9 Desember 2020 nanti. Isu bahwa ada orang yang mengaku sebagai pengurus ranting PKB mendukung KBS (Kasmarni-Bagus Santoso) adalah bohong.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua Dewan Pengurus Anak Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kecamatan Siak Kecil, Sugianto.
Menurut pria yang juga anggota DPRD Bengkalis ini bahwa seluruh kader PKB di Siak Kecil sangat solid mendukung Paslon nomor urut I Kaderismanto-Iyeth Bustami karena diyakini hanya Paslon nomor urut 1 inilah yang mampu mengubah kabupaten Bengkalis ke arah yang lebih baik dan bermartabat dengan visi-misi serta programnya yang langsung menyentuh rakyat.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
"Kalau ada orang yang mengaku-ngaku sebagai pengurus ranting PKB memberikan dukungan kepada Paslon selain paslon KDI, itu bohong. Seperti diberitakan sebelumnya di media online ada nama Asbul alias Suparmin yang mengaku dirinya sebagai pengurus ranting itu tidak benar. Karena nama beliau memang tidak pernah ada dalam SK pengurus ranting, kebetulan saja beliau ketika Pileg kemarin membantu PKB di desa Tanjung Damai ini," ucapnya sambil tertawa.
"Dia itu ketua UED SP desa, tidak mungkin kita jadikan pengurus. PKB Siak Kecil sangat solid mendukung nomor 1 KDI karena programnya langsung menyentuh rakyat, terutama rakyat kecil. Dan kami yakin inilah calon bupati dan wakil bupati yang mampu mengubah kabupaten Bengkalis ke arah yang lebih baik dan bermartabat alias MEWAH (Maju Ekonomi Warganya, Agamis dan Harmonis)" jelasnya.
"Inilah saatnya untuk berubah ke arah yang lebih baik karena kita tau semua bahwa rekam jejak dan komitmen Kaderismanto-Iyeth Bustami ini sangat baik dan bersih. Kami yakin masyarakat kabupaten Bengkalis sudah cerdas memilih pemimpinnya dan inilah saatnya masyarakat menentukan untuk merobah kampungnya sendiri," tambah anggota DPRD Bengkalis dari Fraksi PKB ini.
Pilih Pemimpin Bersih
Mengusung pemimpin yang bersih dari persoalan hukum menjadi salah satu komitmen PKB pada pilkada Bengkalis 2020 ini.
Ini diungkapkan oleh mantan kepala Desa Tanjung Damai ini. "Bahwa dalam hal mengusung calon bupati dan wakil bupati syarat utamanya bagi kami adalah bersih dari persoalan hukum serta berkomitmen memberantas korupsi," tegasnya.
"Kaderismanto-Iyeth Bustami merupakan hasil pemikiran dan diskusi yang sangat selektif serta sudah mendapat restu para kiyai," ujar pembina silat Pagar Nusa ini.
"Oleh karena rekam jejak yang bersih dari persolan hukum dan program-programnya yang sangat menyentuh serta langsung dapat dirasakan masyarakat dan juga sudah mendapat dukungan dari para kiyai, kami yakin Kaderismanto yang berpasangan dengan kader terbaik PKB Iyeth Bustami mampu menjadikan kabupaten Bengkalis lebih sejahtera dan mewah," tambahnya.
.png)

Berita Lainnya
Ditutup, Ini Hasil Akhir Polling CAKAPLAH Terhadap Calon Gubernur Riau 2024
2 Partai di Pelalawan Tak Daftarkan Caleg ke KPU
Salah Satu TPS Unik di Tembilahan! TPS Ini Dihias Seperti Dekorasi Pesta Pernikahan
Bermunculan Sayap Partai Dukung Moeldoko di Riau, Ini Kata DPD Demokrat Riau
Wewenang Plt Kepala Daerah Terbatas, Demokrat Dukung Pilkada 2022 dan 2023
Golkar: Safari Politik Airlanggga tak Terkait 2024
PAC dan Ranting PKB Kecamatan Concong Resmi Dilantik
Dua Faktor Penentu Koalisi di Pemilu 2024
Ada Nama-nama Tersohor di Pengurus Partai Masyumi, Ini Daftar Lengkapnya
Jika Terpilih Pimpin Inhu, Abdul Wahid Dukung dan Dorong Strategis Program Calon Nomor 5
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar Mundur Dari PDIP Gabung ke PKB
Istana Pertanyakan Logika SBY Soal Tudingan Kudeta Demokrat