Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Bertambah Tiga Pasien, DBD di Pekanbaru Jadi 494 Kasus
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru bertambah tiga dalam seminggu belakangan. Total saat ini, tercatat sudah 494 kasus DBD menyerang warga Pekanbaru.
Bahkan tiga pasien diantaranya meninggal dunia dalam menjalani perawatan. Sementara yang lainnya sebagian besar sudah dinyatakan sembuh.
"Total ada 494 kasus DBD. Jumlah itu terhitung sejak Januari 2020 sampai saat ini" kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, dr Zaini Rizaldy Saragih, Rabu (23/12/2020).
Jumlah kasus tersebut dihimpun dari 21 Puskesmas yang tersebar di seluruh Kecamatan di Pekanbaru. Dari data Diskes Kota Pekanbaru, R (20) warga Jalan Melur, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Senapelan meninggal dunia pertengahan Februari lalu akibat DBD.
Kemudian ada dua orang dari Kecamatan Tenayan Raya meninggal akibat terserang DBD. Mereka sempat menjalani perawatan sebelum meninggal dunia. Menurutnya, jumlah kasus tertinggi berada pada wilayah pinggiran kota. Seperti Kecamatan Tampan, Rumbai, dan Tenayan Raya.
"Kebersihan lingkungan menjadi faktor utama. Lingkungan yang kumuh menjadi tempat nyamuk demam berdarah," jelasnya.
Ia mengimbau agar masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Jika menemukan gejala-gejala DBD agar segera memeriksakan kesehatan ke fasilitas kesehatan. DBD sendiri harus mendapatkan penanganan yang cepat.
"Jika lambat dapat penanganan berbahaya, bisa berujung kematian. Karena DBD ini siklus nya turun naik," kata dia.
Diskes juga melakukan edukasi kepada masyarakat, melalui Puskesmas di setiap kecamatan dalam memerangi kasus DBD. Penyemprotan fogging juga dilakukan terhadap wilayah rawan tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes agepty.
Kasus DBD di Pekanbaru:
Sukajadi 19 kasus
Senapelan 21 kasus
Pekanbaru Kota 7 kasus
Rumbai Pesisir 26 kasus
Rumbai 30 kasus
Limapuluh 37 kasus
Sail 7 kasus
Bukit Raya 54 kasus
Marpoyan Damai 70 kasus
Tenayan Raya 86 kasus
Tampan 80 kasus
Payung Sekaki 57 kasus
Total 494 Kasus
.png)

Berita Lainnya
Dewan Minta M Noer Dicopot, Ayat: Akan Saya Sampaikan ke Walikota
Pemprov Riau Terbitkan Penetapan Lokasi Tol Ruas Rengat-Jambi
Hadiri Upacara Sertijab Danyonif 132/BS Salo, Ini Harapan Kapolres Kampar
RUPS Luar Biasa Bank RiauKepri 2021, Bupati Kampar Minta Pimpinan Baru Tingkatkan PAD
Wardan Ajak Masyarakat Teluk Belengkong Tekan Akan Stunting
Perubahan Iklim Ekstrem, Warga Pekanbaru Belum Aman dari Banjir
Pemda Dukung Penuh Imigrasi Evaluasi Status dan Tata Kelola Wilayah Inhil
RCI dan Kombatpol Berbagi Makanan di Palestina
Forkopimda se-Riau Ikuti Pembinaan dari Kemendagri
Pemural Balkon Cafee Bangkinang Kota, Gessi : Suka dengan Seni Lukis Sejak SD
Panen Raya di Bunga Raya, Gubernur Syamsuar Ajak Petani Bayar Zakat
Waspadai Penularan Corona, Warga Tolak Perayaan 'Sembayang Kubur' di Desa Perigi Raja