Pilihan
Masih Menunggu Izin, Begini Ketentuan Pemeriksaan Swab Pasien di RSD Madani
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sampai kini masih menunggu izin operasional laboratorium biomolekuler di RSD Madani. Ada beberapa ketentuan ditetapkan jika nanti sudah dibuka untuk umum.
"Kita sudah mulai buka tetapi masih melayani pemeriksaan di kalangan internal saja. Karena menunggu izin operasional, kita menunggu arahan provinsi, mudah-mudahan bulan ini sudah keluar," kata Direktur RSD Madani David Oloan, Senin (4/1/2021).
Setelah izin operasional diterbitkan untuk layanan masyarakat umum, laboratorium yang berada di RSD Madani, Jalan Garuda Sakti KM 2, itu memang akan mengutamakan pelayanan kepada warga Kota Pekanbaru. Namun, mereka juga akan berkoordinasi dengan pihak provinsi.
Ia menjelaskan, warga Kota Pekanbaru dipersilahkan melakukan uji swab di laboratorium tersebut. Pasien yang merupakan rujukan dari puskesmas atau peserta swab massal yang digerakkan pemerintah akan dilayani secara gratis.
Sedangkan untuk warga yang datang untuk swab mandiri akan dikenakan biaya sesuai dengan aturan yang ditetapkan. "Untuk biayanya kita belum tentukan, tetapi sesuai aturan pemerintah akan ditetapkan diangka Rp900 ribu ke bawah. Kalau pasien dari Puskesmas atau tes swab yang dinaungi oleh pemerintah, tidak dipungut biaya," jelasnya.
.png)

Berita Lainnya
HUT ke-65 Riau, Ketua DPRD Ajak Semua Berkontribusi Bangun Daerah
Pencairan DAK Fisik Tahap 1 di Riau Ditunda Hingga September
Zukri Bupati Terpilih Ingatkan Pejabat Harus Menetap di Pelalawan
Diduga Korupsi BUMD Inhil, Mantan Dirut PT. GCM Disidang Perdana Hari Ini
Pasar Ramadan Diperbolehkan Pemko Pekanbaru, Ini Kata Dewan
MPP Akan Dibangun Kembali Gunakan Dana BTT
Bupati Zukri sambut kunjungan Danrem 031/Wira Bima ke Pelalawan
Ratusan Personel Polres Rohul Jalani Vaksinasi Covid-19
Penjabat Bupati Kampar Terima Aspirasi Masyarakat Terkait Lahan Bersengketa
Selama Ramadan, Pemko Pekanbaru Larang Tempat Hiburan Malam Beroperasi
PORDI Riau Kirim 10 Pasang Atlit ke Liga Domino Indonesia di Jakarta
KPK Geledah Rumah Plt Gubri SF Hariyanto Terkait Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi